Gyeonggi memiliki kondisi geografis yang subur dan secara budaya sangat dekat dengan ibu kota.
Kuliner asal Provinsi Gyeonggi banyak menggunakan bahan baku nasi.
Baca Juga: Tersihir Keindahan Air Terjun Mata Jitu, Sumbawa yang Bikin Terpana
Selain itu juga bergaya elegan karena terpengaruh kuat dengan kuliner kerajaan pada masa itu.
Beberapa kulinernya sudah akrab dengan lidah orang Indonesia.
Seperti bibimbap, galbitang (sup iga sapi), dakgalbi (tumis ayam goreng), dan sundae atau sosis darah.
Baca Juga: Pemandian Air Panas di Sukabumi, Sumber Airnya dari Dalam Perut Bumi dan Udaranya Sejuk Alami
3. Busan
Kota kedua terbesar di Korea Selatan ini berada di Provinsi Gyeongsang Selatan.
Karena berada di pesisir pantai, kulinernya didominasi menu boga bahari dan bumbu yang medok.
Seringnya ditambahkan saus ikan teri, garam laut. Sebagian besar rasanya kombinasi asin dan manis.
Baca Juga: Jadilah Pecinta Alam Sejati, Jangan Tinggalkan Sampah Saat Mendaki Gunung, Ini Caranya
Menu favoritnya agujjim (ikan monkfish pedas), chungmu gimbab (gimbab yang dimakan dengan marinasi cumi).
Di musim panas, menu favoritnya milmyeon, sejenis mie yang dihidangkan dengan kuah dingin dan bumbu pedas.
Awalnya milmyeon dihidangkan bagi para pengungsi selama Perang Korea.
Artikel Terkait
Wajib Dicoba Saat di Sana Pada Musimnya, Ini Beberapa Buah Khas Korea Selatan
Elegannya Hanjeongsik, Tradisi Fine Dine ala Dinasti Joseon, Salah Satu Kerajaan Cikal Bakal Korea Selatan
Bisa Ditiru untuk Stok Makanan Darurat, Ini Ragam Banchan Khas Korea Selatan
Jenis-jenis Kue Beras dari Korea Selatan, Tidak Hanya Tteokbokki
Rekomendasi Oleh-oleh yang Wajib Dibawa Pulang Usai Liburan di Korea Selatan
Rekomendasi Tempat Makan yang Dimiliki Selebriti Korea Selatan