Kabar BUMN - Di antara beragam kuliner Jepang yang sudah mendunia, unagi termasuk yang belum begitu dikenal.
Biasanya unagi menjadi topping sushi atau disajikan dengan konsep di-grill.
Orang banyak menerjemahkan unagi dengan belut, tetapi itu sebetulnya kurang tepat.
Baca Juga: Tempat Wisata di Gunung Rajabasa, Lampung, Bisa Dicapai Tanpa Harus ke Puncaknya
Kuliner musim panas
Unagi sejenis belut air tawar yang masuk dalam golongan ikan sidat. Nama latinnya Anguilla japonica.
Ini berbeda dengan belut di Indonesia yang tergolong belut sawah. Nama latinnya Synbranchidae sp.
Bila unagi hidupnya di air tawar yang jernih, belut sawah kebanyakan di air berlumpur.
Baca Juga: Florawisata DCastello: Istana Bunga Subang yang Tawarkan Promo Gratis di Bulan Oktober
Meskipun sepintas bentuknya mirip, dengan warna yang sama hitam keabu-abuan, tapi rasanya berbeda.
Unagi punya kadar lemak lebih tinggi sehingga rasanya lebih berlemak dan seperti ada butter-nya.
Daging unagi juga lebih tebal, karenanya di Jepang, ini lebih populer dibandingkan belut biasa.
Unagi terhidang di setiap musim tapi paling populer di musim panas.
Baca Juga: Musim Batuk dan Pilek, Ini yang Harus Dilakukan Saat Liburan Agar Tidak Tertular
Saus unagi
Salah satu ciri khas pengolahan unagi adalah penggunaan saus khusus. Ini memang spesial untuk unagi.
Dengan saus ini, daging unagi akan berwarna cokelat mengilat dan bersaus lengket.
Artikel Terkait
Masih Melayani Sampai Sekarang, Ini 4 Toko Tertua di Tokyo, Jepang
Ragam Menu Khas Jepang dengan Bahan Dasar Nasi, Kesamaaan Hidangan Ini di Kecepatan Menyajikan dan Menghabiskannya
Shukubo, Jenis dan Fasilitas Penginapan di Jepang yang Sulit Ditemukan di Negara Lain
Koleksi Kekayaan Seni Kerajinan Tangan Jepang dari Kota Pembuatnya Langsung
Pahami! Ini Aturan Baru Berwisata ke Jepang Tahun 2025, Pastinya Biaya Liburan Kini Semakin Mahal
Sejarah dan Ragam Mochi Jepang, Bentuknya Tidak Selalu Bulat