10 Klenteng Terindah di Indonesia, Punya Arsitektur Menarik Khas Tionghoa

Photo Author
Dwi NM, Kabar BUMN
- Selasa, 20 Januari 2026 | 10:00 WIB
Kelenteng Hoo Tong Bio, Banyuwangi, Jawa Timur. (atourin.com)
Kelenteng Hoo Tong Bio, Banyuwangi, Jawa Timur. (atourin.com)

8. Klenteng Chandra Nadi – Palembang (Sumatera Selatan)

Salah satu klenteng tertua di Palembang yang juga menjadi tempat wisata religi populer.

Lokasinya yang dekat dengan sungai menambah pesona tersendiri saat berkunjung.

Baca Juga: Sabana Laguna Pantai Baros, Spot Nyore Syahdu dan Instagramable di Bantul, Yogyakarta

9. Klenteng Cu An Kion – Rembang (Jawa Tengah)

Kelenteng Cu An Kiong, Rembang, Jawa Tengah. (visitjawatengah.jatengprov.go.id)

Dengan ukiran kayu berwarna-warni dan altar khusus untuk Dewi Laut, Cu An Kion menyuguhkan paduan arsitektur cantik dan nuansa religius yang berbeda dari klenteng pada umumnya.

Baca Juga: Peluang Cuan di Bulan Puasa, Berikut 7 Usaha yang Dijamin Laris Manis saat Ramadan

10. Klenteng Tien Kok Sie – Solo (Jawa Tengah)

Salah satu klenteng tertua di Solo, Tien Kok Sie menggabungkan elemen arsitektur Cina dengan sentuhan Jawa, menunjukkan akulturasi budaya yang menarik.

Baca Juga: Healing Sekaligus Belajar di Pantai Taman Kili-kili Trenggalek, Lokasi Konservasi Penyu dengan Pemandangan Memukau

Selain menjadi tempat ibadah, klenteng-klenteng ini menawarkan pengalaman budaya dan sejarah yang kaya.

Arsitektur khas warna merah dan ornamen naga atau dewa-dewa memberikan latar foto yang instagramable sekaligus memperluas pemahaman tentang kehidupan dan tradisi komunitas Tionghoa di Indonesia.

Dengan keberagaman pilihan dari Aceh hingga Bali, wisata klenteng bukan hanya relevan saat Imlek, tetapi bisa dinikmati sepanjang tahun sebagai bagian dari pengalaman budaya Indonesia yang beragam dan unik.***

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Dwi NM

Tags

Artikel Terkait

Terkini