Baca Juga: Situs Prasejarah di Indonesia dengan Lukisan Gua yang Umurnya Puluhan Ribu Tahun
3. Buat kuota
Sesekali makan gorengan tidak salah juga, asal jangan kebanyakan dan gunakan kuota per bulan atau minggu.
Misal, dalam sebulan cukup makan gorengen 2 kali.
Saat membeli gorengan pun batasi jumlahnya. Batasi sekali makan tidak lebih dari 3-4 potong.
Perlu diketahui satu potong gorengan kalorinya antara 55-150 kalori.
Baca Juga: Liburan Seru di Atlantis Ancol! Cek Harga Tiket, Promo Ramadan 2026, dan Jam Bukanya
4. Pilih metode masak yang berbeda
Tiap orang punya jenis gorengan favoritnya, seperti pisang goreng, singkong goreng, atau tahu goreng.
Dari pada digoreng, pilih metode masak yang berbeda, namun bahan bakunya sama.
Misalnya pisang goreng dan pisang molen diganti dengan pisang rebus.
Singkong goreng bisa diganti dengan singkong rebus, timus, atau getuk yang terbuat dari singkong juga.
Baca Juga: Panduan Membuat Podcast, Salah Satu Side Job Populer untuk Menghasilkan Uang Tambahan
5. Pilih minyak sehat
Kalau memang ingin gorengan, alih-alih membeli di kaki lima, lebih baik goreng sendiri.
Kebanyakan pedagang kaki lima menggunakan minyak sawit yang dipakai berulang kali.
Membuat gorengan di rumah bisa dikontrol dengan minyak sehat.
Seperti minyak kelapa, minyak canola, atau minyak bunga matahari.***
Artikel Terkait
No Gorengan-Gorengan Club! Gaya Makan Ala Jepang yang Bikin Warganya Sehat dan Panjang Umur
Tips Berbuka Puasa dengan Gorengan Tanpa Harus Merasa Bersalah atau Bermasalah
Tidak Direkomendasikan Makan Gorengan di Waktu Sahur dan Berbuka Puasa, Apa Alasannya?
Rekomendasi 6 Menu Takjil Sehat, Alternatif Lezat Pengganti Gorengan
Enak Tapi Bahaya: Kenapa Makan Gorengan Berisiko untuk Kesehatan?