Sering Bekerja di Depan Komputer, Benarkah Bisa Memicu Saraf Kejepit?

Photo Author
Amalia R, Kabar BUMN
- Selasa, 21 April 2026 | 18:00 WIB
Bekerja lama di depan komputer bisa meningkatkan risiko saraf kejepit jika postur buruk. Ketahui penyebab dan cara pencegahannya. (Freepik/jcomp)
Bekerja lama di depan komputer bisa meningkatkan risiko saraf kejepit jika postur buruk. Ketahui penyebab dan cara pencegahannya. (Freepik/jcomp)

Akibatnya, tekanan pada tulang belakang menjadi lebih besar dan meningkatkan potensi terjadinya gangguan saraf.

Baca Juga: Perkuat Peran Perempuan, Telkom Bidik Kepemimpinan Inklusif hingga 2030

Faktor Lain yang Perlu Diperhatikan

Perlu dipahami bahwa saraf kejepit tidak hanya disebabkan oleh satu hal. Faktor usia, cedera, hingga kondisi kesehatan tertentu juga dapat memicu masalah ini.

Jadi, bekerja di depan komputer lebih tepat disebut sebagai pemicu tambahan, bukan penyebab utama.

Baca Juga: 10 Ucapan Hari Kartini dalam Bahasa Inggris dan Terjemahannya, Penuh Makna dan Inspiratif

Cara Mencegah Saat Bekerja

Untuk mengurangi risiko, kamu bisa mulai dengan memperbaiki posisi duduk. Pastikan punggung tetap tegak, layar sejajar dengan mata, dan gunakan kursi yang menopang tubuh dengan baik.

Selain itu, biasakan untuk berdiri atau melakukan peregangan setiap 30–60 menit.

Baca Juga: ITDC Perkuat Komitmen Lingkungan dan Budaya Lewat Dukungan di Pura Agung Besakih

Pentingnya Aktivitas Fisik

Melakukan olahraga ringan secara rutin juga penting untuk menjaga kekuatan otot. Dengan otot yang kuat, tekanan pada tulang belakang bisa lebih terkontrol.

Hal ini membantu menjaga kesehatan saraf meski kamu sering bekerja di depan layar. ***

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Amalia R

Tags

Artikel Terkait

Terkini