Kabar BUMN - Sate Ponorogo sering disamakan dengan sate Madura.
Selain karena sama-sama menggunakan daging ayam, bumbu marinasinya pun mirip.
Sedikit bedanya, daging sate Ponorogo lebih besar dengan model potongan memanjang.
Di Ponorogo sendiri ada tiga jenis sate berdasarkan wilayah, yaitu sate ayam Gang Sate (Haji Tukri), Probosuman, dan Setono.
Baca Juga: Tanjung Duriat Sumedang, Destinasi Santai untuk Picnic, Cafe, dan Foto di Glass Deck
Sate ayam gang sate
Sate ini lahir di Kampung Sate. Lokasinya di Jalan Lawu Gang Sate, Kelurahan Nologaten,Kabupaten Ponorogo.
Sate dipelopori H. Tukri Sobikun hingga sate ini juga dikenal dengan nama Sate Pak Tukri.
Ciri khasnya daging dibacem dan diasapi dulu. Setelah itu baru dibakar.
Baca Juga: Songgoriti Hot Springs, Pemandian Air Panas yang Dulu Lokasi Para Mpu Mencuci Pusaka Suci
Proses pengasapan bertujuan untuk menghilangkan air dan lemak sehingga tahan lama, yakni seminggu.
Sate disajikan dengan bumbu kacang, khusus kacang dari Tuban, tanpa tambahan kecap.
Saat ini ada sekitar 50 penjual sate Pak Tukri. Beberapa mudah ditemui dekat Telaga Ngebel.
Baca Juga: Bukan Sekadar Datang, Tapi Merasakan: Ajak Dirimu ke Waisak Borobudur 2026
Sate Setono
Sate varian ini berkembang di Kelurahan Setono, Jenangan, Ponorogo.
Sate setono mulai dikenal tahun 1950-an. Awalnya menggunakan sate kerbau, lalu menjadi sate ayam.
Artikel Terkait
Ragam Jenis Sate dari Yogyakarta, Unik dan Sedikit Ekstrem yang Ada di Yogyakarta
Ragam Sate dari Sulawesi, Bahan Bakunya Manfaatkan Kekayaan Lautnya, Bumbunya dari Sambal yang Sudah Populer
Tidak Hanya Satu Jenis, Sate Madura Ternyata Beragam, Kebanyakan Belum Populer di Daerah Lain
4 Jenis Sate dari Tegal, Dagingnya Sangat Berbeda dari Kebanyakan, Tapi Semuanya Lezat
Ragam Sate Khas Solo, Manis dan Tidak Melulu Terbuat dari Daging Hewan