3 Shotengai di Tokyo, Lorong Kecil Tempat Warga Lokal Berbelanja

Photo Author
Lucy SL, Kabar BUMN
- Senin, 11 Mei 2026 | 21:00 WIB
Gemerlap kota Tokyo, Jepang, di malam hari. (Nick Kwan/Pexels)
Gemerlap kota Tokyo, Jepang, di malam hari. (Nick Kwan/Pexels)

Baca Juga: Pasar Tradisional di Bandung untuk Wisata Belanja dan Kuliner, Selain Pasar Cihapit

Panjangnya 800 meter, Musashi Koyama Shotengai, Tokyo, dibuat dengan konsep atap tertutup. (japantravel.navitime.com)

Musashi Koyama Shotengai
Panjangnya 800 meter, Musashi Koyama Shotengai dibuat dengan konsep atap tertutup.

Bangunannya masih mempertahankan gaya arsitektur semi western era 1950-an.

Di sini banyak toko menjual barang kerajinan tangan dan tradisional Jepang untuk souvenir dan hiasan rumah.

Musashi Koyama Shotengai berada di dekat Stasiun Musashi Koyama.

Baca Juga: Tips Menghindari Bau Badan Saat Cuaca Panas, Simak Cara Agar Tetap Segar Seharian

Sugamono Jizodori Shotengai mendapat julukan Obaachan no harajuku atau harajukunya nenek-nenek. (Facebook/Go Tokyo)

Sugamono Jizodori Shotengai
Tempat ini mendapat julukan Obaachan no harajuku atau harajukunya nenek-nenek.

Ini karena Sugamono Jizodori Shotengai punya sejumlah produk fashion klasik yang unik.

Kawasan Sugamono juga dihuni banyak lansia sehingga yang belanja banyak lansia.

Sugamono Jizodori Shotengai ada di dekat Stasiun Sugamono.***

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Lucy SL

Sumber: japan.travel

Tags

Artikel Terkait

Terkini