Ragam Rujak Khas Banyuwangi, dari yang Pedas Sampai yang Gurih

Photo Author
Lucy SL, Kabar BUMN
- Jumat, 22 Mei 2026 | 08:30 WIB
Rujak Soto Khas Banyuwangi (Jennaira)
Rujak Soto Khas Banyuwangi (Jennaira)

Kabar BUMN - Pada dasarnya, rujak merupakan ragam buah yang dipotong dan dimakan dengan bumbu.

Bumbu rujak ini bisa berbeda-beda sesuai dengan selera masyarakat dan ciri khas daerah di Indonesia.

Banyuwangi yang terkenal dengan ragam kuliner lezat, memiliki lebih dari satu jenis rujak.

Di daerah ini rujak tidak melulu pedas tapi juga gurih.

Baca Juga: 4 Gerai Donat yang Direkomendasikan di Kuala Lumpur, Malaysia, Sesuai dengan Selera Lokal

Rujak soto
Rujak unik ini kombinasi dua kuliner; rujak dan soto. Diperkirakan rujak soto ada sejak 1970-an.

Ciri khas rujak soto Banyuwangi di penggunaan petis dan pisang klutuk untuk bumbu rujaknya.

Isi rujak petis yakni sayuran buah, potongan cingur (hidung sapi). Semuanya disiram bumbu petis.

Rujak dicampur soto yang masih panas dengan kuah berlimpah. Sotonya jenis soto babat kuning.

Baca Juga: ASITA Bali Gelar Bali Tourism Run 2026, Targetkan Ribuan Pelari ke Jatiluwih

Rujak kelang berasal dari Muncar, Banyuwangi. Bahan dasarnya kuah pindang tongkol. (Instagram/@hobimakan.banyuwangi via kumparan.com)

Rujak kelang
Rujak ini berasal dari Muncar, Banyuwangi. Bahan dasarnya kuah pindang tongkol.

Ikan ini banyak ditemukan di Banyuwangi yang merupakan salah satu pelabuhan ikan terbesar di Jawa Timur.

Kuah pindang yang sudah masak ditambahkan buah-buahan segar seperti mangga, kedondong dan mentimun.

Lalu disiram bumbu yang terdiri atas cabai rawit, gula merah, dan petis Madura.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Lucy SL

Tags

Artikel Terkait

Terkini