Ragam Rujak Khas Banyuwangi, dari yang Pedas Sampai yang Gurih

Photo Author
Lucy SL, Kabar BUMN
- Jumat, 22 Mei 2026 | 08:30 WIB
Rujak Soto Khas Banyuwangi (Jennaira)
Rujak Soto Khas Banyuwangi (Jennaira)

Baca Juga: Mbelusuk Kampung Batik di Jawa Timur, Masing-Masing Menawarkan Corak Batik yang Berbeda

Rujak cemplung konsepnya mirip sop buah. Terdiri atas potongan buah dan diberi kuah rujak. (carikulinerindonesia.com/Lea Kitchen)

Rujak cemplung
Rujak ini konsepnya mirip sop buah. Terdiri atas potongan buah dan diberi kuah rujak.

Buah yang sering digunakan mangga, pepaya muda, bengkoang, kedondong, mentimun, nanas, belimbing, jambu air, dan ketela rambat.

Semuanya dipotong seukuran dadu dan disiram dengan kuah rujak.

Kuah terbuat dari gula pasir, cuka, cabai rawit, terasi dan garam. Rasanya asam dan pedas.

Baca Juga: Curug Cisarua Garut Jadi Favorit Pecinta Alam, Meski Harus Trekking Cukup Jauh

Sesuai namanya, rujak kecut rasanya asam atau kecut. Rujak ini kombinasi buah yang sudah matang dan masih muda. (masakandapurku.com)

Rujak kecut
Sesuai namanya, rujak kecut rasanya asam atau kecut. Rujak ini kombinasi buah yang sudah matang dan masih muda.

Buahnya kedondong, pepaya setengah matang, mangga, wortel, timun, ubi jalan, jambu merah, dan belimbing.

Buah bisa dipotong atau diserut.

Setelah itu disiram dengan kuah rujak encer yang terbuat dari petis, gula, cabai, dan cuka.***

 

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Lucy SL

Tags

Artikel Terkait

Terkini