ragam

5 Kuliner Indonesia yang Hampir Punah, Kebanyakan Karena Terkendala Bahan Baku

Rabu, 13 Desember 2023 | 08:00 WIB
Clorot dibuat dari bahan dasar yang dicampur dengan gula merah lalu dibungkus daun kelapa. (tagar.id)

Campuran keduanya menghasilkan mie lethek.

Mie ini tidak menggunakan bahan tambahan dan zat kimia buatan, arena itu dianggap lebih sehat dari mie instan.

Saat ini banyak pecinta makanan sehat, mulai melirik mie lethek sebagai pengganti mie instan.

Baca Juga: Menggugah Selera, Buat Mie Nyemek Bumbu Medok Yuk, Ini Resepnya

Gulo puan (gudangilmuku.com)

3. Gulo Puan
Camilan gulo puan berasal dari Palembang, yang dulunya hanya bisa dinikmati bangsawan Kesultanan Palembang.

Camilan ini terbuat dari susu kebau segar, biasanya kerbau dari daerah Pampangan, Ogan Komering Ilir.

Puan dalam bahasa Palembang artinya susu, gulo puan artinya gula susu.

Baca Juga: Selain Pempek, Ini Kuliner Palembang yang Wajib Dicoba, Bahannya Didominasi Ikan

Teskturnya berpasir, berwarna kecokelatan dan manis.

Camilan ini semakin sulit ditemukan karena sulitnya menemukan susu kerbau.

Kadang-kadang gulo puan bisa ditemukan setelah saat Jumat di Masjid Agung Palembang.

Karena langka harganya jadi mahal yaitu Rp100.000 per kilogram.

Baca Juga: Mencicipi Lenggang, Kuliner khas Palembang yang Tak Kalah Lezat dari Pempek

4. Kerak Telor
Jajanan ini sulit ditemukan kalau bukan di acara khusus seperti PRJ atau pesta rakyat lainnya.

Halaman:

Tags

Terkini