ragam

Post Holiday Stress Mungkin Terjadi Setelah Masa Libur Panjang, Ini Cara Mencegahnya

Senin, 1 Januari 2024 | 07:00 WIB
Ilustrasi. Berbagilah perasaan post holiday stress. Kurangi perasaan itu dengan saling berbagi cerita liburan dengan rekan kerja. (Pexels/Alexander Suhorucov)

Bagi antara yang harus dikerjakan segera dan yang bisa ditunda. Paling tidak untuk seminggu ke depan.

Baca Juga: Alih-alih Multitasking, Ternyata Justru Disarankan Menuntaskan Satu Pekerjaan dalam Satu Waktu

Untuk dua dan tiga hari pertama cukup kerjakan pekerjaan yang penting saja.

Baru berlanjut pada pekerjaan yang lain.

Tetapi pastikan dalam seminggu telah terselesaikan semuanya.

Baca Juga: Jika Atasan Terus-terusan Limpahkan Pekerjaan Tambahan, Ini Cara Menolak Dengan Sopan

3. Hindari meeting panjang
Pada tiga hari atau minggu pertama hindari meeting panjang. Tubuh belum siap digeber langsung.

Pada hari pertama masuk manfaatkan pada pekerjaan yang tidak menguras pikiran dan emosi.

Mulailah dengan merapikan pekerjaan rutin, seperti membalas surel, mengatur jadwal kerja.

Kemudian, mengecek ulang pekerjaan yang sudah ada dan pekerjaan ringan lainnya.

Baca Juga: Hari Begini Masih Meeting Sampai 2-3 Jam? Duh, Ubah Segera Kebiasaan Agar Meeting Lebih Efektif

4. Sharing kebahagiaan dengan rekan kerja
Bukan Anda saja yang mengalami post holiday stress, bisa dipastikan rekan kerja pun mengalaminya.

Berbagilah perasaan ini dengan rekan kerja. Saling berbagi cerita liburan dengan rekan kerja.

Ini akan mengurangi ketengangan dan stres.

Anda bisa juga sama-sama mengatur ritme kerja agar di hari awal bekerja tidak terlalu banyak meeting atau pekerjaan berat.

Baca Juga: Tipe Rekan Kerja yang Bisa Memberikan Pengaruh Positif, Bisa Dijadikan Panutan!

Halaman:

Tags

Terkini