Roti ganjel diharapkan akan jadi makanan pertama masyarakat untuk berbuka puasa.
Baca Juga: 3 Rekomendasi Tempat Wisata di Semarang, Cocok Untuk Kamu yang Suka Swafoto
Sosok warak ngendog
Salah satu yang unik dalam arak-arak dugderan adalah munculnya patung warak ngedog.
Warak dalam bahasa Jawa artinya badak. Dalam bahasa Arab berarti pula suci.
Sementara ngendog artinya bertelur.
Baca Juga: Jelajah Kuliner Kota Lama Semarang yang Otentik dan Kental Suasana Zaman Dulunya
Ini merupakan perlambang pahala yang didapatkan setelah melaksanakan puasa.
Sosok warak ngendog merupakan hasil alkulturasi budaya Jawa, Arab dan China.
Kepala warag berbentuk seperti naga. Tubuhnya mirip dengan hewan unta.
Kakinya yang berjumlah empat menyerupai kambing yang jadi ciri khas budaya Jawa.
Tak lupa dilengkapi dengan telur rebus atau endog.
Patung ini berukuran besar terbuat dari gabus tananam magrove dihias kertas warna-warni.