ragam

7 Hidangan Iftar Khas dari Berbagai Negara di Dunia, Bisa Jadi Pilihan Menu Berbuka Puasa di Akhir-akhir Ramadan

Kamis, 28 Maret 2024 | 15:30 WIB
Makloubeh, makanan khas Palestina yang sering jadi hidangan berbuka puasa atau iftar. (ladyspatula.com)

Menu Ramadan ini selalu terhidang di meja makan semua keluarga di Irak saat berbuka.

Tepsi baytinijan terbuat dari campuran terong, daging cincang, tomat, bawang merah dan bawang putih.

Pada bagian atasnya dilapisi kentang.

Baca Juga: 6 Negara Penghasil Kurma Selain Arab Saudi, Ada Satu Negara yang Baru Mencoba Bangkit, Satu Baru Membudidayakannya

4. Fruit chaat
Fruit chaat menu khas berbuka puasa di Pakistan.

Ini berupa aneka potongan buah, seperti apel, zaitun, anggur, biji pomegrade dan buah lainnya.

Setelah itu dicampur dengan chaat masala. Rasanya segar dengan aroma rempah yang tajam.

Baca Juga: 4 Kuliner Indonesia yang Mendapat Pengaruh dari Bangsa Arab

5. Makloubeh
Menu khas masyarakat Palestina ini terbuat dari campuran nasi yang dimasak dengan kaldu.

Dicampurkan potongan daging, terong, kembang kol, dan aneka rempah, direbus dalam waktu lama.

Masaknya dengan panci besar. Semua bahan diletakkan di dasar panci setelah itu ditimpa nasi.

Saat dihidangkan, panci dibalik dan isinya ditumpahkan pada piring datar sehingga posisi daging dan lauk di atas.

Baca Juga: Selain Mekkah, Ini Rekomendasi Tempat Wisata Sekaligus Belajar Sejarah Islam

Menu asida yang biasa dikonsumsi masyarakat Sudan. (freeropeov.space)

6. Asida dan Molaah
Setiap berbuka puasa masyarakat Sudan akan mengkonsumsi asida dan molaah.

Halaman:

Tags

Terkini