Yaitu, setelah dipotong, daging akan dimasak dan dinikmati bersama-sama seluruh masyarakat.
Baca Juga: Resep Tongseng Daging Kurban Empuk dan Lezat, Hidangan Populer Idul Adha 2024
3. Grebeg Gunungan
Ini salah satu tradisi Idul Adha yang populer dan acap menjadi tontonan turis.
Grebeg Gunungan yang dilakukan masyarakat Yogyakarta ini konsepnya mirip dengan apitan.
Sebagai ucapan syukur, Kraton Yogyakarta membuat gunungan yang isinya sayur dan buah-buahan.
Baca Juga: Grebeg Syawal Yogyakarta, Tradisi Rebutan Gunungan Penuh Berkah
Ada tiga gunungan yang diarak dari Kraton sampai Masjid Gede Kauman.
Setelah didoakan di masjid, gunungan diarak keliling kota dan direbutkan masyarakat.
Ada kepercayaan bila berhasil mengambil hasil bumi di gunungan, akan mendapat keberuntungan atau rezeki.
Baca Juga: Idul Adha di Era Digital: Makna yang Tetap Relevan dalam Perubahan Zaman
4. Tradisi Meugang
Kalau tradisi ini dilakukan masyarakat Aceh dan sudah berlangsung sejak masa Kerajaan Aceh Darussalam.
Tradisi meugang dibuat oleh Sultan sebagai ungkapan rasa syukur atas kemakmuran di negeri Aceh.
Istana memasak daging sapi atau kerbau sebanyak mungkin kemudian dibagi-bagi gratis pada masyarakat.
Baca Juga: Meugang: Tradisi Lebaran di Aceh untuk Mempererat Silaturahmi
Tradisi ini masih dipertahankan hingga sekarang.