ragam

5 Jajanan Tradisional Khas Bali, Lezat dan Masih Mudah Ditemukan di Pasar Tradisional

Selasa, 13 Agustus 2024 | 08:30 WIB
Pisang rai cita rasanya manis dengan tekstur yang lembut. (kintamani.id)

Setelah dibungkus daun pisang baru dikukus.

Baca Juga: Eksplorasi Wisata Bali: 6 Olahraga Air Paling Menantang yang Wajib Kamu Coba!

Labu sengaja diiris tipis sehingga aromanya tajam dan ketika digigit terasa labunya.

Sayangnya sumping waluh cepat busuk dan sulit disimpan lebih dari satu hari.

Orang harus langsung mengonsumsi sumping waluh begitu selesai dibuat.

Baca Juga: 4 Pemandian Air Panas di Bali dengan Pemandangan Alam Asri dan Hijau, Tepat untuk Relaksasi Menyeluruh

3. Jaja bendu
Jaja bendu camilan khas daerah Jembrana tetapi sekarang mudah ditemukan di pasar tradisional di Bali.

Camilan yang juga sering disebut unti ini terbuat dari tepung ketan dicampur kelapa muda dan gula merah.

Setelah itu dipanggang atau disanggarai.

Jaja bedu dihidangkan dengan cara dilipat dua atau digulung.

Baca Juga: Eksplorasi Ujung Barat Pulau Bali, 5 Destinasi Wisata di Jembrana yang Wajib Dijelajahi

Rasa orog-orog khas Bali umumnya lebih manis dibandingkan tiwul. (Instagram/@ketutarsini)

4. Orog-orog
Orog-orog tidak berbeda dengan tiwul-nya orang Jawa.

Terbuat dari singkong rebus yang disiram dengan gula merah dan parutan kelapa.

Rasa orog-orog lebih manis dibandingkan tiwul.

Halaman:

Tags

Terkini