ragam

7 Kuliner Khas Bali yang Selalu Disajikan di Perayaan Hari Raya Galungan

Minggu, 29 September 2024 | 08:10 WIB
Lawar khas Bali (My Bali Food via koranmemo.com)

3. Jaja uli
Kuliner ini sering jadi hidangan penutup dan jadi bagian makanan yang dipersembahkan pada leluhur.

Jaja uli terbuat dari ketan atau tepung beras. Setelah itu ditambah kelapa parut dan daun pandan.

Jaja uli sering dinikmati bersama tape ketan asam manis.

Dalam tradisi Bali, kaum perempuan yang selalu membuat jaja uli untuk persembahan.

Baca Juga: Tempat-Tempat Romantis di Bali untuk Dikunjungi Bersama Pasangan Saat Honeymoon

Kuah balung (Instagram/@ kuliner_badung)

4. Kuah balung
Dalam bahasa Indonesia, balung artinya tulang.

Ini terbuat dari tulang iga atau tulang belulang babi yang dimasak menjadi kaldu dicampur aneka sayuran.

Isi sayurannya beragam, seperti nangka, kacang-kacangan dan pakis.

Rasanya gurih dan pedas karena menggunakan bumbu jahe dan cabai.

Baca Juga: Tidak Jauh dari Pantai Petitenget, Pantai di Kerobokan Bali Ini Jadi Tempat Terbaik untuk Menikmati Sunset

5. Tum
Tum, atau dikenal juga dengan nama brengkes, adalah olahan dari sisa lawar, yang biasanya lebih banyak sayur.

Sisa lawar ini lalu dicampur dengan base genep (bumbu khas Bali).

Setelah itu dibungkus dengan daun pisang dan dikukus.

Ada berbagai jenis tum, seperti tum ayam, tum babi, dan tum sapi.

Baca Juga: 6 Wisata di Bali Utara yang Direkomendasikan Jika Ingin Bebas dari Overtourism

Halaman:

Tags

Terkini