2. Martabak telur
Martabak telur mendapat pengaruh kuat dari India.
Ada pula yang menyebutkan martabak sedikit mirip dengan kuliner di Arab.
Nama martabak diambil dari kata muttabaq yang populer di Yaman.
Baca Juga: Kue Kering Indonesia yang Diadopsi dari Belanda, Biasa Disajikan di Hari Raya, Termasuk Idul Fitri
Ciri khas martabak telur adalah adonan tepung yang ditarik sampai sangat tipis.
Setelah itu diisi dengan campuran telur, daging cincang dan daun bawang.
Telurnya bisa menggunakan telur ayam atau telur bebek.
Martabak telur disajikan bersama acar timun dan kuah saus asam manis.
3. Martabak piring
Martabak piring sedikit mirip martabak manis. Asalnya dari Medan dan sudah ada sejak tahun 1974.
Dinamakan martabak piring karena alat membuatnya berupa piring kaleng yang diletakkan di atas kompor arang.
Kombinasi antara piring dan arang menghasilkan aroma yang unik.
Adonan martabak piring mirip dengan martabak manis tetapi ukurannya lebih kecil.
Tekstur adonannya pun lebih tipis. Pada bagian atasnya diberi topping cokelat meses.
Salah satu penjual martabak piring yang terkenal ada di jalan Tjong Yong Hian, Medan.