Kabar BUMN - Palembang identik dengan pempek, padahal Bumi Sriwijaya ini juga punya banyak kuliner lain.
Selain makanan berat, tidak sedikit camilan khas Palembang yang sebetulnya sudah cukup dikenal.
Beberapa camilan ini mendapat pengaruh dari kuliner Tionghoa dan Belanda.
Kebanyakan rasanya manis legit dan mudah ditemukan di toko oleh-oleh di Palembang.
Baca Juga: PLN Mobile Color Run 2025 Siap Digelar di Palembang: Ayo Ramaikan!
1. Bolu kojo
Camilan ini sudah dibuat sejak zaman Hindia Belanda dan mendapat pengaruh kuliner belanda.
Mirip kue bolu biasa, tekstur bolu kojo lebih lembut.
Dinamakan bolu kojo karena dulu saat dipanggang menggunakan loyang berbentuk bunga kamboja.
Baca Juga: Jelajah Sejarah dari Sisa-sisa Kisah Kejayaan Kerajaan Sriwijaya di Palembang
Dalam bahasa Palembang, kojo artinya kemojo atau kamboja. Sekarang bentuk loyang bulat atau persegi
Bolu Kojo dulu hanya dinikmati kaum bangsawan dan sultan saja di acara penting dan keagamaan.
Sekarang siapa pun bisa membuatnya. Bahannya terigu, telur bebek, telur ayam, dan pewarna dari daun suji.
Baca Juga: 4 Hotel di Palembang dengan View Jembatan Ampera, Makin Menawan di Malam Hari