Kabar BUMN - Di masa lalu banyak disinggahi pedagang Tiongkok, yang lalu menetap, Semarang banyak mendapat pengaruh budayanya.
Kuliner Semarang, misalnya, banyak yang mengadopsi kuliner khas negara tirai bambu tersebut.
Kuliner-kuliner tersebut kini menjadi kebanggaan masyarakat dan kota Semarang.
1. Babat Gongso
Kuliner ini terinspirasi dari menu daging berkuah di Tiongkok.
Karena harga daging sapi kala itu mahal, masyarakat Semarang menggunakan babat sebagai gantinya.
Daging babat direbus berjam-jam, lalu dimasak dengan cara ditumis, dan menggunakan kecap manis.
Babat gongso mudah ditemukan di rumah makan di Semarang. Tampilannya sedikit mirip semur daging.
2. Lumpia
Lumpia atau lunpia merupakan makanan hasil kreasi Tjoa Thay Yoe, seorang Tionghoa di Semarang.
Awalnya ia menjual lumpia dengan daging babi, tetapi dagangannya itu kurang laku.
Setelah menikahi perempuan Jawa, keduanya lalu membuat lumpia yang bisa dimakan semua orang.
Isian lumpia diganti dengan rebung, udang dan pihi (sejenis hewan laut).