ragam

Benteng-benteng Ini Saksi Bisu Perjuangan Kemerdekaan Indonesia

Jumat, 15 Agustus 2025 | 07:00 WIB
Benteng Duurstede, Saparua, Maluku Tengah, tampak dari atas. Benteng ini menjadi saksi pertempuran Belanda dengan masyarakat Maluku yang dipimpin Kapitan Pattimura. (dispar.malukuprov.go.id)

Kabar BUMN - Wilayah Indonesia dengan kekayaan hasil buminya sempat diperebutkan banyak negara barat.

Diawali dari kegiatan berdagang, negara-negara barat itu lalu ingin menguasai dengan menjajah.

Untuk memperkuat pertahanan wilayahnya, dibangunlah benteng di sebagian wilayah Indonesia.

Benteng-benteng ini sebagian masih tersisa dan menjadi saksi sejarah perubahan bangsa dan negara.

Baca Juga: 5 Tempat Asli di Seoul yang Menjadi Inspirasi Animasi Populer Kpop Demon Hunter

1. Benteng Duurstede, Saparua
Benteng ini berada di Saparua, Kabupaten Maluku Tengah.

Dibangun abad ke-17 dengan posisi berada di pinggir laut. Benteng dibangun saat VOC berkuasa.

Sempat diduduki Portugis dan Inggris, Benteng Duurstede kembali ke tangan Belanda.

Benteng ini menjadi saksi pertempuran Belanda dengan masyarakat Maluku yang dipimpin Kapitan Pattimura.

Baca Juga: Sistem Pelacakan Pendaki Berbasis Aplikasi Mulai Diterapkan di Gunung Rinjani Akhir Agustus

Selain Pattimura, tokoh lain yang ikut pertempuran Phillip Lattumahina, Said Perintah, Paulus Tiahahu dan putrinya, Christina Martha Tiahahu.

Selama 3 bulan benteng diduduki Patimura sampai akhirnya direbut Belanda kembali.

Untuk mengenang pertempuran tersebut, dibangun tugu peringatan Pattimura dan museum di dalam benteng.

Baca Juga: Strategi Jitu Berburu Promo Merdeka 17 Agustus, Simak Tipsnya Agar Kantong Tidak Jebol

Benteng Kedung Cowek, Surabaya, didirikan pada zaman kolonial Belanda tahun 1900. (Pinterest/erikaagustin989)

2. Benteng Kedung Cowek, Surabaya
Benteng ini berada di Kelurahan Kedung Cowek, Bulak, Surabaya, dekat Jembatan Suramadu.

Halaman:

Tags

Terkini