ragam

Jajanan Tradisional Nusantara yang Muncul Hanya di Bulan Ramadan

Minggu, 1 Maret 2026 | 13:00 WIB
Bubur kanji rumbi ini berasal dari Kabupaten Pidie, Aceh. (Facebook/Koleksi Resep Kue & Makanan Enak)

Dipercaya kue bingke mendapat pengaruh kuat dari Melayu. Resep pertamanya dibuat seorang putri raja. (bundaiincake via kulinear.hops.id)

Bingke berendam
Kue berbunga segi enam ini berasal dari Pontianak. Tampilan dan teksturnya mirip kue lumpur.

Binke berendam terbuat dari adonan tepung beras, santan, gula pasir, dan telur.

Adonan dituangkan pada loyang berbentuk bunga segi enam dan dipanggang sekitar satu jam.

Baca Juga: Tips Agar Gula Darah Tetap Stabil Selama Bulan Ramadan

Saat disajikan di bagian bawahnya terdapat sisa air manis dari adonan yang membuat kue seperti terendam.

Selain original, saat ini bingke berendam dibuat beragam rasa, seperti susu, keju, cokelat, dan banyak lagi.

Di bulan Ramadan kue ini mudah ditemukan di kaki lima, toko kue, atau supermarket.

Baca Juga: Rencanakan Lebaran dari Sekarang, Trans Studio Bandung Buka Presale Terbatas

Kicak kauman
Jajanan pasar dengan cita rasa manis gurih ini selalu hadir di kaki lima di Kampung Kauman di Yogyakarta.

Kicak kauman pertama kali diperkenalkan Mbah Wono di tahun 1970-an yang membuatnya pada bulan Ramadan.

Panganan ini langsung jadi favorit warga setempat.

Baca Juga: Ragam Pilihan Destinasi Libur Lebaran di Indonesia, Tawakan Pesona Alam dan Budaya Nusantara

Sayangnya setelah bulan Ramadan berlalu jarang orang yang membeli.

Ini juga yang membuat kicak hanya hadir setahun sekali, hanya bulan Ramadan.

Halaman:

Tags

Terkini