Kabar BUMN - Bekerja di depan layar komputer sudah jadi rutinitas harian bagi banyak orang.
Aktivitas ini sering dilakukan dalam waktu lama, bahkan tanpa jeda yang cukup.
Hal inilah yang memunculkan kekhawatiran, apakah kebiasaan tersebut bisa berdampak pada kesehatan saraf.
Apa Itu Saraf Kejepit?
Kondisi yang sering disebut saraf kejepit atau Herniated Disc terjadi ketika saraf mengalami tekanan dari jaringan di sekitarnya.
Biasanya, tekanan ini berasal dari bantalan tulang belakang yang menonjol atau bergeser dari posisi normal. Gejalanya bisa berupa nyeri, kesemutan, hingga mati rasa di area tertentu.
Baca Juga: Pantai Sawangan Kebumen, Tempat Sempurna Menikmati Laut dengan Panorama Tebing Eksotis
Apakah Duduk Lama Jadi Penyebab?
Duduk lama di depan komputer sebenarnya tidak langsung menyebabkan saraf kejepit. Namun, kebiasaan ini bisa menjadi faktor risiko jika dilakukan dengan posisi yang kurang tepat.
Postur tubuh yang membungkuk atau posisi layar yang tidak sejajar dengan mata bisa memberi tekanan tambahan pada tubuh.
Baca Juga: Spesial Hari Ini! Damri Hadirkan Diskon Khusus untuk Perempuan
Peran Postur dan Tulang Belakang
Masalah ini berkaitan erat dengan kondisi Tulang Belakang sebagai penopang utama tubuh. Saat kamu duduk dalam posisi tidak ergonomis, beban pada tulang belakang meningkat.
Jika terjadi terus-menerus, hal ini dapat memicu gangguan pada bantalan tulang dan berujung pada tekanan saraf.
Baca Juga: Pertamina EP Tarakan Perkuat Kesiapsiagaan Warga Lewat Sosialiasis dan Edukasi Kebakaran
Kurang Gerak Bisa Memperburuk Kondisi
Selain postur, kurangnya aktivitas fisik juga berperan besar. Tubuh yang terlalu lama diam membuat otot-otot penopang melemah.