Akibatnya, tekanan pada tulang belakang menjadi lebih besar dan meningkatkan potensi terjadinya gangguan saraf.
Baca Juga: Perkuat Peran Perempuan, Telkom Bidik Kepemimpinan Inklusif hingga 2030
Faktor Lain yang Perlu Diperhatikan
Perlu dipahami bahwa saraf kejepit tidak hanya disebabkan oleh satu hal. Faktor usia, cedera, hingga kondisi kesehatan tertentu juga dapat memicu masalah ini.
Jadi, bekerja di depan komputer lebih tepat disebut sebagai pemicu tambahan, bukan penyebab utama.
Baca Juga: 10 Ucapan Hari Kartini dalam Bahasa Inggris dan Terjemahannya, Penuh Makna dan Inspiratif
Cara Mencegah Saat Bekerja
Untuk mengurangi risiko, kamu bisa mulai dengan memperbaiki posisi duduk. Pastikan punggung tetap tegak, layar sejajar dengan mata, dan gunakan kursi yang menopang tubuh dengan baik.
Selain itu, biasakan untuk berdiri atau melakukan peregangan setiap 30–60 menit.
Baca Juga: ITDC Perkuat Komitmen Lingkungan dan Budaya Lewat Dukungan di Pura Agung Besakih
Pentingnya Aktivitas Fisik
Melakukan olahraga ringan secara rutin juga penting untuk menjaga kekuatan otot. Dengan otot yang kuat, tekanan pada tulang belakang bisa lebih terkontrol.
Hal ini membantu menjaga kesehatan saraf meski kamu sering bekerja di depan layar. ***