ragam

Museum Marsinah Resmi Hadir di Nganjuk, Jadi Destinasi Wisata Sejarah Sarat Edukasi

Rabu, 20 Mei 2026 | 17:00 WIB
Museum Marsinah di Nganjuk resmi dibuka sebagai wisata sejarah baru. Simak lokasi, koleksi, jam buka, hingga kisah perjuangan Marsinah. (BPMI Setpres/Puspen TNI/HO)

Kabar BUMN - Kabupaten Nganjuk kini memiliki destinasi wisata sejarah baru yang menarik perhatian masyarakat.

Kehadiran Museum Marsinah di Desa Nglundo, Kecamatan Sukomoro, menjadi ruang edukasi yang mengangkat kisah perjuangan salah satu tokoh buruh perempuan paling dikenal di Indonesia.

Museum ini diharapkan tidak hanya menjadi tempat wisata, tetapi juga sarana belajar sejarah dan refleksi bagi generasi muda.

Baca Juga: 12 BUMN Jadi Pelopor Tempat Kerja Ramah Keluarga, Dorong Standar Baru Kesetaraan Gender di Dunia Kerja

Museum Marsinah bersama rumah singgah resmi diresmikan oleh Presiden Prabowo Subianto pada Sabtu, 16 Mei 2026.

Peresmian ditandai dengan penandatanganan prasasti sebagai simbol dibukanya museum yang dibangun di kampung halaman Marsinah tersebut.

Lokasi Museum Marsinah di Nganjuk

Baca Juga: ITDC Renovasi Toilet SDN 2 Kuta, Dorong Sanitasi Sehat dan Edukasi Kebersihan di The Mandalika

Museum Marsinah berada di Desa Nglundo, Kecamatan Sukomoro, Kabupaten Nganjuk, Jawa Timur. Lokasinya berdiri tepat di tanah kelahiran Marsinah dan berada di samping rumah masa kecilnya.

Keberadaan museum di lokasi tersebut menjadi simbol perjalanan hidup Marsinah sejak masa kecil hingga dikenal luas sebagai pejuang hak-hak buruh di Indonesia.

Akses menuju lokasi juga terbilang mudah karena bisa dijangkau menggunakan kendaraan pribadi maupun transportasi umum dari pusat Kota Nganjuk.

Baca Juga: Ada Wahana Baru di Danau! “Arung Apung” Kini Hadir di Taman Bunga Nusantara

Jadwal Buka dan Harga Tiket Museum Marsinah

Bagi kamu yang tertarik berkunjung, Museum Marsinah mulai dibuka untuk umum tujuh hari setelah peresmian berlangsung. Pengunjung dapat datang setiap hari mulai pukul 10.00 WIB hingga 17.00 WIB.

Menariknya, museum ini bisa dikunjungi tanpa biaya alias gratis.

Kehadiran museum diharapkan menjadi tempat wisata edukatif yang mengenalkan sejarah perjuangan buruh Indonesia kepada masyarakat luas, khususnya generasi muda.

Baca Juga: Lewat Pospay, Ibadah Kurban Bisa Dilakukan Kapan Saja

Halaman:

Tags

Terkini