Ungkot Kemamah
Menu khas Aceh ini terbuat dari tuna yang direbus lalu dikeringkan.
Setelah itu tuna dimasak dengan campuran santan, kentang, cabai hijau, dan bumbu rempah khas Aceh.
Menu ini rasanya segar sekaligus pedas.
Baca Juga: 6 Kuliner Wajib Khas Pontianak, Kombinasi Budaya Lokal dan Tionghoa
Dipercaya menu Ungkot Kemamah dulunya menu andalan penjuang saat perang melawan Belanda.
Menu tuna yang sudah dikeringkan membuatnya jadi tahan lama dan bisa dibawa sebagai bekal pejuang.
Sate Matang
Nama Sate Matang didapat karena sate ini berasal dari kota Matang Glumpang Dua, Bireuen.
Sekarang sate ini sudah dikenal di seluruh wilayah Aceh, bahkan sampai ke Medan.
Sate terbuat dari daging kambing. Kadang diganti dengan daging sapi, agar lebih murah.
Baca Juga: Mencicipi Aneka Ragam Sate Khas Nusantara dari Sabang Sampai Merauke
Proses pembuatan sate tidak jauh beda dengan sate pada umumnya.
Yang membedakan bumbu satenya.
Sate Matang menggunakan bumbu rempah khas Aceh dengan cita rasa yang tajam.
Artikel Terkait
Warna-warni Kuliner Indonesia dengan Bahan Dasar Tahu, Ada Tidak ya di Negara Lain?
Selain Ayam Taliwang, Ini Rekomendasi Kuliner Lombok, Hati-hati Lidah Terbakar
Kuliner Wajib Yang Harus Dicicipi Saat Berkunjung ke Tasikmalaya
Kuliner Magelang yang Harus Diburu dan Dinikmati Setelah Berkeliling Candi Borobodur
Berbagai Kuliner Lezat Khas Indonesia yang Ternyata Dapat Pengaruh dari Menu Belanda
5 Kuliner Indonesia yang Hampir Punah, Kebanyakan Karena Terkendala Bahan Baku