Ragam Kekayaan dan Keunikan Kuliner Khas Madura yang Kemungkinan Besar Belum Pernah Dicicipi Orang di Luar Pulau Tersebut

Photo Author
Lucy SL, Kabar BUMN
- Minggu, 3 Maret 2024 | 08:30 WIB
Nasi serpang khas Madura. (gotravelly.com)
Nasi serpang khas Madura. (gotravelly.com)

Lorjuk sejenis kerang khas Madura yang habitatnya di pantai berlumpur. Bentuknya panjang lonjong seperti cacing.

Proses mengambil kerang ini cukup sulit karena harus menunggu air laut surut dan menggunakan linggis.

Baca Juga: Sehari Jadi Turis di Kampung Turis Pangandaran, Bisa Main di Pantai dan Makan Seafood Sepuasnya

Sebelum dimakan lorjuk harus dibersihkan, direbus, dan dijemur agar tahan lama.

Setelah itu lorjuk bisa diolah menjadi berbagai hidangan.

Umumnya masyarakat Madura mengolahnya dengan cara ditumis, dipepes atau digoreng.

Kadang lorjuk juga dicampurkan dalam soto Madura.

Baca Juga: Tidak Harus di Resto, Ini 4 Tempat Makan Seafood Kaki Lima di Jakarta yang Enak, Segar, dan Murah

5. Kue Apen
Kue Apen sering jadi camilan pagi hari. Kue ini asalnya dari Sumenep.

Terbuat dari campuran tepung beras, santan, kelapa, dan ragi, kue ini sepintas mirip kue apem.

Bedanya, ukuran kue apen sedikit lebih besar dengan tekstur seperti serabi.

Baca Juga: Rasa yang Lezat Antarkan Kue Putu Masuk Dalam Daftar 100 Kue Terpopuler dan Terbaik di Dunia Versi TasteAtlas

Camilan ini dimakan dengan dicelupkan pada kuah manis.

Kuah tersebut terbuat dari gula merah cair dicampur jahe dan kayu manis.

Kue apen sering dinikmati bersama kopi atau teh panas tawar.***

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Lucy SL

Sumber: direktorat pai

Tags

Artikel Terkait

Terkini