Lorjuk sejenis kerang khas Madura yang habitatnya di pantai berlumpur. Bentuknya panjang lonjong seperti cacing.
Proses mengambil kerang ini cukup sulit karena harus menunggu air laut surut dan menggunakan linggis.
Baca Juga: Sehari Jadi Turis di Kampung Turis Pangandaran, Bisa Main di Pantai dan Makan Seafood Sepuasnya
Sebelum dimakan lorjuk harus dibersihkan, direbus, dan dijemur agar tahan lama.
Setelah itu lorjuk bisa diolah menjadi berbagai hidangan.
Umumnya masyarakat Madura mengolahnya dengan cara ditumis, dipepes atau digoreng.
Kadang lorjuk juga dicampurkan dalam soto Madura.
Baca Juga: Tidak Harus di Resto, Ini 4 Tempat Makan Seafood Kaki Lima di Jakarta yang Enak, Segar, dan Murah
5. Kue Apen
Kue Apen sering jadi camilan pagi hari. Kue ini asalnya dari Sumenep.
Terbuat dari campuran tepung beras, santan, kelapa, dan ragi, kue ini sepintas mirip kue apem.
Bedanya, ukuran kue apen sedikit lebih besar dengan tekstur seperti serabi.
Camilan ini dimakan dengan dicelupkan pada kuah manis.
Kuah tersebut terbuat dari gula merah cair dicampur jahe dan kayu manis.
Kue apen sering dinikmati bersama kopi atau teh panas tawar.***
Artikel Terkait
Mencicipi 6 Sate Khas Berbagai Daerah di Indonesia, Ada yang Terbuat dari Daging Anak Kambing hingga Disajikan dengan Kuah
Rekomendasi 6 Kuliner Khas yang Wajib Dicicipi Saat Wisata ke Lampung
7 Menu Sehat khas Indonesia yang Bisa Jadi Inspirasi Sajian Sarapan di Akhir Pekan Ini
6 Kuliner Lezat Khas Lampung Dimulai dari Gulai Tempoyak yang Sudah Terkenal di Mana-mana
4 Makanan Khas Kendal, Jawa Tengah yang Wajib Banget Kamu Coba