Nasi ini tidak cepat basi. Rasanya gurih. Dimakannya dengan sayur daun ranti, tahu, tempe, atau ikan.
3. Keripik kentang
Keripik kentang khas Tengger berbeda dari yang banyak beredar di pasaran.
Keripik dipotong sangat tipis, setelah itu dijemur sehingga kualitas dan kandungan gizinya tetap terjaga.
Warna keripiknya kekuningan dengan tekstur yang sangat renyah.
Keriping kentang ini sering dijadikan oleh-oleh. Dijual di toko sekitar Gunung Semeru dan Malang.
Baca Juga: Bromo Hillside, Kafe View 360 Derajat di Kawasan Bromo Tengger Semeru
4. Sawut kabut Bromo
Sawut kabut Bromo merupakan camilan khas masyarakat Tengger, terutama di daerah Bromo.
Sawut kabut terbuat dari ubi pohon yang diparut, setelah itu direbus sampai berubah kecokelatan.
Rebusan ini kemudian dibentuk sesuai selera. Misalnya kerucut atau gumpalan kecil.
Setelah itu ditaburi kuah gula merah. Kadang ditambahkan juga parutan kelapa, mutiara merah.
Baca Juga: Tidak Usah Pakai Travel Agent, Simak Tips Wisata ke Bromo Tanpa Ikut Open Trip Berikut Ini
5. Wedang pokak
Wedang pokak ini minuman tradisional Jawa Timur.
Terbuat dari campuran serai, jahe, cengkeh, pandan, pekak, kayu manis, jeruk purut dan gula.
Cita rasanya sedikit pedas dan segar.
Artikel Terkait
6 Kuliner Khas Ponorogo yang Masih Cukup Sulit Ditemukan di Daerah dan Kota Lain, Wajib Cicip Kalau ke Sana
5 Rekomendasi Kuliner Khas Betawi yang Wajib Kamu Coba Saat Berkunjung ke Jakarta
Rekomendasi Kuliner Khas Kawasan Gunung Merapi, Penghangat Tubuh di Tengah Dinginnya Udara
7 Kuliner Khas Pati: Mulai dari Nasi Gandul yang Gurih sampai Sego Tewel yang Terkenal
Yuk Cari Jajanan Tradisional Khas Yogyakarta yang Tak Lekang Oleh Waktu dan Masih Terus Diburu
Menikmati Kelezatan Ragam Kuliner Khas Madura, Rekomendasi 8 Sajian yang Wajib Dicoba