Sedikit berbeda dengan yachae twigim, bugak tidak dibalur dengan adonan terigu.
Sayuran itu langsung digoreng.
Beberapa jenis sayuran untuk bugak, seperti lain rebung, dasima, wortel, daun persimon, dan daun-daunan lainnya.
Baca Juga: Kuliner Kaki Lima Korea Selatan yang Ekstrem, Perlu Keberanian untuk Mencobanya
Ojingeo twigim
Dalam bahasa Indonesia, ojingeo twigim artinya cumi goreng.
Biasanya cumi yang digunakan berukuran besar lalu digoreng kering tanpa dipotong-potong dulu.
Ojingeo twigim sangat cocok dimakan, biasanya dengan pelengkap tteokbokki.
Baca Juga: Tips Hemat Biaya Makan Saat Traveling ke Korea Selatan
Mandu twigim
Mandu sama dengan pangsit. Tetapi berbeda dengan pangsit Indonesia, tekstur mandu lebih mirip gyoza.
Bentuknya seperti bulan sabit dengan isian daging cincang dan sayuran.
Mandu digoreng kering lalu dimakan dengan tambahan soy sauce.
Baca Juga: Rekomendasi Tempat Terbaik Menikmati Jajanan Kaki Lima di Seoul, Korea Selatan
Gochu twigim
Gorengan ini menggunakan bahan dasar cabai hijau.
Artikel Terkait
Ragam Kuliner Macau, Kental Dipengaruhi Cita Rasa Portugis
Ragam Kuliner Khas Musim Gugur dari Penjuru Dunia
5 Kuliner Khas Kyoto, Jepang, Serba Mewah dan Khas Bangsawan di Bekas Ibu Kota Tersebut
Ragam Kuliner Berbahan Singkong dari Berbagai Negara yang Paling Disukai Orang Versi Taste Atlas
6 Kuliner dari Beras Ketan Terfavorit dari Berbagai Negara Versi Taste Atlas
5 Kuliner Khas Chongqing, Tiongkok, Banyak Dipengaruhi Kuliner Sichuan, Serba Panas dan Pedas