3. Mam dan
Mam dan adalah sayuran khas yang tumbuh di pegunungan Sapa.
Bentuknya seperti brokoli tapi aromanya sedikit manis dan teksturnya renyah.
Mam dan biasanya dimakan dengan cara direbus atau ditumis dicampur sayuran lain dan jamur.
Kadang diberi jahe atau dijadikan sup.
4. Xoi ngu sac
Kuliner etnik Tay ini bisa diterjemahkan sebagai ketan lima warna.
Ini karena ketannya diberi warna berbeda, yaitu merah, hijau, kuning, hitam dan putih.
Lima warna ini perlambang keseimbangan yi dan yang. Rasanya sendiri gurih, teksturnya empuk.
Xoi ngu sac terbuat dari beras ketan berkualitas ditambah beragam herba tradisional seperti jahe dan kunyit.
Baca Juga: Ide Belanja Murah di Vietnam, 5 Tempat Ramah Kantong yang Harus Kamu Datangi!
5. Ca suoi nuong
Musim dingin yang panjang membuat penduduk Sapa punya kuliner serba di panggang dan panas.
Salah satunya ca suoi nuong, ikan panggang yang ditangkap segar di sungai.
Ikan dimarinasi dengan bumbu pedas dan dipanggang di arang.
Ikan dikonsumsi dengan bumbu yang pedas.
Artikel Terkait
5 Kuliner Khas Chongqing, Tiongkok, Banyak Dipengaruhi Kuliner Sichuan, Serba Panas dan Pedas
5 Jenis Roti Khas Jepang, Tekstur dan Pilihan Rasanya Berbeda dengan Roti Barat, Hingga Punya Peminat Sendiri
Kuliner Khas Timur Tengah dengan Bahan Dasar Kurma, Bisa Jadi Variasi Menu Berbuka Puasa
5 Menu Mie Khas Korea Selatan, Tidak Hanya Samyang yang Sudah Populer di Indonesia
Kuliner Khas Armenia yang Dinobatkan PATWA sebagai Destinasi Adventure Terbaik Dunia 2025