Baca Juga: 3 Lapangan Padel di Jakarta, Sekalipun Harus Antre Tidak Rugi Main di Sini
Ikan bumbu rajang
Tidak hanya dari daging ayam, Ikan pun diolah pedas di Lombok. Baik itu ikan tawar atau laut.
Biasanya ikan yang digunakan dari jenis nila karena mudah ditemukan di Lombok.
Bumbunya daun salam, lengkuas, bawang merah, santan, cabai merah dan cabai rawit.
Ikan dimasukkan ke santan dan bumbu yang sudah dihaluskan.
Baca Juga: Liburan Seru Bersama Anak di Cirebon? Ini 5 Destinasi Ramah Keluarga
Sambal beberuk terung
Ini sambal yang dikombinasikan dengan terung. Bisa dimakan untuk lauk atau jadi hidangan pelengkap.
Sambal beberuk terung terbuat dari terung bulat, tomat, dan kacang panjang dipotong kecil-kecil.
Semuanya dicampur dengan bumbu pedas dari bawang putih, kencur, cabai merah, dan cabai rawit.
Sambal beberuk terung sering dijadikan pendamping menu seafood atau pun ayam taliwang.
Baca Juga: Diciptakan Sejak 1960-an, Olahraga Ini Baru-baru Saja Diminati di Jakarta
Ayam julat
Menu ayam ini pedasnya paling juara. Kalau tidak kuat pedas, sebaiknya hati-hati.
Beberapa orang menyebut ayam julat sebagai versi pedas ayam taliwang.
Bumbunya bawang merah, bawang putih, cabai merah besar, cabai merah kecil, cabai rawit dan santan.
Seperti ayam taliwang, ayam julat yang sudah dibumbui juga dibakar.***
Artikel Terkait
4 Kuliner Khas Palembang Selain Pempek dan Mie Celor, Ada yang Sudah Berumur Lebih dari 200 Tahun
Uniknya Kuliner Khas Bima, Beberapa Merupakan Warisan Kesultanan Bima
Sejarah dan Fakta Nasi Ulam Khas Betawi yang Masuk Warisan Budaya Tak Benda
Kuliner Khas Pangandaran, Rasanya Hampir Sama dengan Masakan Sunda Lainnya, Bahannya yang Berbeda Sedikit
4 Kuliner Khas Melayu Riau dengan Rasa Gurih dan Pedas yang Menggiurkan
Mengenal Cita Rasa Asli Timur Indonesia: Makanan Khas Papua yang Unik dan Menggugah Selera