Uniknya Kuliner Khas Bima, Beberapa Merupakan Warisan Kesultanan Bima

Photo Author
Lucy SL, Kabar BUMN
- Senin, 9 Juni 2025 | 11:30 WIB
Uta maju puru terbuat dari daging rusa yang didendeng lalu dibakar.  (budaya-indonesia.org via orami.co.id)
Uta maju puru terbuat dari daging rusa yang didendeng lalu dibakar. (budaya-indonesia.org via orami.co.id)

Kabar BUMN - Dibandingkan Labuan Bajo, orang belum terlalu mengenal wisata di Bima, terlebih kulinernya.

Kuliner Bima, sebuah kabupaten di Pulau Sumbawa, Nusa Tenggara Barat, ini tidak terlalu berbeda dengan sekitarnya.

Kuliner Bima didominasi menu daging-dagingan, seperti sapi, kerbau dan rusa.

Bedanya, sejumlah kuliner yang bertahan hingga sekarang merupakan warisan Kesultanan Bima.

Baca Juga: 4 Pemandian Alam di Yogyakarta, Airnya Dingin Menyegarkan Raga dan Jiwa

1. Uta Maju Puru
Rusa termasuk hewan yang banyak ditemukan di daerah Bima dan menjadi bagian dari kuliner setempat.

Uta maju puru terbuat dari daging rusa yang didendeng lalu dibakar.

Daging dibumbui bawang merah, bawang putih, cabai, dan rempah lainnya.

Uta maju puru selalu hadir pada setiap perayaan-perayaan khusus.

Baca Juga: Serba-serbi Visa Schengen yang Wajib Dimiliki Warga Indonesia yang Ingin Bepergian ke Eropa

2. Kagape
Dulu kuliner yang berbahan dasar daging sapi atau kerbau ini dihidangkan hanya untuk tamu Kesultanan Bima.

Daging direbus berjam-jam sampai empuk lalu diberi santan.

Bumbunya rempah-rempah seperti kemiri, jintan, serai, bawang merah dan bawang putih.

Saat ini banyak tempat makan di Bima menjual kagape, terlebih di saat Ramadan.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Lucy SL

Tags

Artikel Terkait

Terkini