Kabar BUMN - Dibandingkan Labuan Bajo, orang belum terlalu mengenal wisata di Bima, terlebih kulinernya.
Kuliner Bima, sebuah kabupaten di Pulau Sumbawa, Nusa Tenggara Barat, ini tidak terlalu berbeda dengan sekitarnya.
Kuliner Bima didominasi menu daging-dagingan, seperti sapi, kerbau dan rusa.
Bedanya, sejumlah kuliner yang bertahan hingga sekarang merupakan warisan Kesultanan Bima.
Baca Juga: 4 Pemandian Alam di Yogyakarta, Airnya Dingin Menyegarkan Raga dan Jiwa
1. Uta Maju Puru
Rusa termasuk hewan yang banyak ditemukan di daerah Bima dan menjadi bagian dari kuliner setempat.
Uta maju puru terbuat dari daging rusa yang didendeng lalu dibakar.
Daging dibumbui bawang merah, bawang putih, cabai, dan rempah lainnya.
Uta maju puru selalu hadir pada setiap perayaan-perayaan khusus.
Baca Juga: Serba-serbi Visa Schengen yang Wajib Dimiliki Warga Indonesia yang Ingin Bepergian ke Eropa
2. Kagape
Dulu kuliner yang berbahan dasar daging sapi atau kerbau ini dihidangkan hanya untuk tamu Kesultanan Bima.
Daging direbus berjam-jam sampai empuk lalu diberi santan.
Bumbunya rempah-rempah seperti kemiri, jintan, serai, bawang merah dan bawang putih.
Saat ini banyak tempat makan di Bima menjual kagape, terlebih di saat Ramadan.
Artikel Terkait
Ikonik Sejak Lama, Ini 4 Kuliner Khas yang Wajib Kamu Coba Kalau ke Pontianak
5 Kuliner Khas Gowa, Sulawesi Selatan, Warisan Kerajaan yang Menjadi Bagian Penting Sejarah Indonesia
Rekomendasi Kuliner Khas Jogja yang Wajib Dicoba, Bikin Nagih Sejak Suapan Pertama
Hanya Sejengkal dari Bandung, Ini Kuliner Khas Cimahi yang Ternyata Masih Jarang Diketahui Banyak Orang
Kuliner Khas Semarang yang Mendapat Pengaruh Kuat dari Tiongkok
4 Kuliner Khas Palembang Selain Pempek dan Mie Celor, Ada yang Sudah Berumur Lebih dari 200 Tahun