4 Masyarakat Adat di Asia Tenggara yang Mempertahankan Gaya Hidup Nenek Moyangnya Hingga Kini

Photo Author
Lucy SL, Kabar BUMN
- Kamis, 18 September 2025 | 13:00 WIB
Perempuan masyarakat adat suku Hmong di Ha Giang, Vietnam. (motogo.tours)
Perempuan masyarakat adat suku Hmong di Ha Giang, Vietnam. (motogo.tours)

Mereka percaya nenek moyangnya terbentuk dari kayu yang diukir dan kemudian diberkati.

Baca Juga: Ranu Ronggojalu, Danau yang Konon ‘Dicetak’ Dua Bocah dalam Sekejap di Tengah Desa

Kaum perempuan suku Akha, Thailand, mengenakan baju yang dicelup warna indigo dan topi dihias manik, kerang dan koin perak. (chiang-mai-trekking.com via thethailandlife.com)

4. Akha
Suku Akha tinggal di daerah pedalaman yang sangat terpencil di dataran tinggi empat negara.

Yakni, Myanmar, Thailand Utara, Vietnam Utara dan Laos.

Salah satu ciri warga Akha tampak dari baju tradisionalnya.

Kaum perempuan mengenakan baju yang dicelup warna indigo dan topi dihias manik, kerang dan koin perak.

Baca Juga: Sunyinya Pantai Cemongkak, Bali, Sering Luput dari Perhatian Karena “Menutup Diri”

Begitu banyaknya koin yang menempel saat mereka berjalan terdengar suara gemericik.

Meskipun tinggal di dataran tinggi pedalaman, Suku Akha secara berkala sering turun ke desa dan pasar.

Kehadiran mereka langsung terdengar karena gemericik koin yang menempel di bajunya.***

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Lucy SL

Sumber: secret-retreats.com

Tags

Artikel Terkait

Terkini