Sejarah dan Fakta Menarik Pempek Khas Palembang, Tertuliskan di Prasasti Talang Tuo

Photo Author
Lucy SL, Kabar BUMN
- Selasa, 7 Oktober 2025 | 08:30 WIB
Rasa pempek gurih, teksturnya kenyal, disajikannya biasanya dengan cuko berwarna cokelat.
Rasa pempek gurih, teksturnya kenyal, disajikannya biasanya dengan cuko berwarna cokelat.

Kabar BUMN - Kebanyakan masyarakat Indonesia sudah tidak asing dengan pempek, mpek-mpek, atau empek-empek.

Rata-rata juga tahu kalau pempek merupakan kuliner yang berasal dari Palembang, Sumatra Selatan.

Rasa pempek gurih, teksturnya kenyal, disajikannya biasanya dengan cuko berwarna cokelat.

Tetapi mungkin jarang yang tahu kuliner ini sudah disajikan sejak zaman kerajaan di Nusantara.

Baca Juga: Kuliner Lezat dari Filipina, Banyak Dipengaruhi Kuliner dari Negara Lain

Dari ikan belida
Pempek terbut dari ikan tenggiri atau gabus yang digiling halus dicampur tepung sagu dan beragam bumbu.

Tetapi pada awalnya, pempek dibuat dari ikan belida karena mudah ditemukan di Sungai Musi.

Karena ikan belida semakin langka, barulah pempek dibuat dari ikan sungai lainnya.

Selain ikan tenggiri dan gabus, kadang juga ikan sepat siam, putak, atau pun kakap merah.

Baca Juga: Tempat Wisata Murah Meriah Tapi Punya Pemandangan Indah, Hanya di Pantai Citanggeuleuk Garut

Tercatat dalam prasasti
Pempek sudah disajikan sejak zaman kerajaan Sriwijaya sekitar tahun 684 Masehi.

Ini tercatat pada Prasasti Talang Tuo yang ditemukan di wilayah Talang Tuo, sebelah barat Palembang.

Dalam prasasti yang ditulis dalam huruf palawa tersebut ada cerita tentang Taman Sri Kreta.

Baca Juga: Panduan Wisata ke Manila, Filipina, Tata Kota, Keramahan Harga, dan Biaya Hidupnya Mirip Jakarta

Di taman yang dibangun Sri Baginda Sri Jayanasa banyak tanaman yang tumbuh.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Lucy SL

Tags

Artikel Terkait

Terkini