Kabar BUMN - Negara-negara di Asia Tenggara punya banyak kesamaan, termasuk pula menu sarapannya.
Sebagian besar menu sarapan Asia Tenggara ini berbahan utama nasi.
Selain itu, kehadiran negara barat yang sempat menduduki Asia Tenggara juga memberikan pengaruh.
Misalnya, penggunaan roti untuk menu sarapan di Asia Tenggara juga.
Baca Juga: Ngadem Sekaligus Fotoan di The Blooms Garden, Tempat Paling Aesthetic di Dataran Tinggi Bali
Singapura
Negara kecil ini punya ragam sarapan yang berbeda-beda sesuai dengan etnik warganya.
Namun ada dua jenis sarapan yang paling umum, yaitu kaya toast dan roti canai.
Kaya toast atau roti bakar merupakan jenis sarapan yang mendapat pengaruh kuat dari pemerintah kolonial Inggris.
Sedangkan roti canai mendapat pengaruh kuat dari India.
Baca Juga: Spot Foto Cantik di Ratu Boko yang Wajib Masuk Galeri
Malaysia
Nasi lemak mirip nasi uduk. Menu ini terdiri dari nasi yang dimasak dengan santan, lalu diberi aneka lauk.
Cita rasa nasinya sangat gurih karena penggunaan santan dan bumbu lainnya.
Lauknya bilis goreng, kacang tanah goreng, telur rebus, dan potongan timun.
Nasi lemak mudah ditemukan di mana saja. Mulai dari kaki lima, rumah makan, sampai hotel berbintang lima.
Baca Juga: Lombok dan Pesonanya: Menyusuri Sudut-Sudut Tersembunyi yang Menenangkan
Artikel Terkait
Kuliner Asia Tenggara yang Berbahan Dasar Durian, Ada yang Menambahkan Buah ke Sup Iga
4 Olahraga Tradisional Asia Tenggara yang Masih Dipertandingkan Sampai Sekarang
Desa-desa Indah dan Unik dengan Kekayaan Alam dan Budaya yang Wajib Dikunjungi di Asia Tenggara
4 Masyarakat Adat di Asia Tenggara yang Mempertahankan Gaya Hidup Nenek Moyangnya Hingga Kini
Kuliner Asia Tenggara yang Memanfaatkan Buah-buahan Tropis
Ragam Jenis Roti Tradisional Asia Tenggara, Adopsi Kuliner Asing dengan Sentuhan Lokal