2. Terowongan Mrawan
Ini salah satu terowongan kereta peninggalan Belanda yang masih beroperasi sampai sekarang.
Lokasinya di dekat Stasiun Mrawan, Sidolmulyo, Silo, Kabupaten Jember.
Terowongan ini digunakan kereta antara jalur Jember sampai Banyuwangi.
Baca Juga: Menikmati TMII dari Atas, Pas Buat Akhir Bulan
Terowongan Mrawan dibangun mulai tahun 1901-1902 dan selesai tahun 1910.
Pembangunannya membutuhkan waktu lama karena harus menembus Gunung Gumitir.
Nama Mrawan sendiri diambil dari nama sungai yang mengalir dekat terowongan ini.
Baca Juga: Ternyata Ada Kampung Siluman di Klaten! Destinasi Petualangan Lereng Merapi yang Wajib Kamu Coba
3. Terowongan Sasaksaat
Sasaksaat salah satu terowongan tua dan aestetik yang jadi favorit para pencinta kereta.
Lokasinya di Desa Sumurbandung, Cipatat, Bandung Barat.
Terowongan Sasaksaat dibangun tahun 1902-1903 dengan panjang 950 meter.
Terowongan membelah Perbukitan Cidepong yang berada di antara Stasiun Maswati dan Stasiun Sasaksaat.
Sampai sekarang Terowongan Sasaksaat masih digunakan.
Artikel Terkait
Tinggal Kenangan, Ini Tempat Tuan dan Noni Belanda Dulu Bergaul di Jakarta
Ragam Pastri dan Kue Belanda yang Sudah Menjadi Bagian Kuliner Indonesia
Penjara Huis van Behauring, Bengkalis, Saksi Kekejaman Kolonialisme Belanda
Menelusuri Gua Belanda, Saksi Bisu Masa Kolonial di Bandung yang Penuh Misteri
Taman Cantik di Indonesia yang Didirikan di Zaman Hindia Belanda dan Masih Terpelihara dengan Baik
Tempat Wisata di Sawahlunto, Kota Kecil Bekas Penghasil Batu Bara Terbesar di Zaman Hindia Belanda