Diorama manusia purba
Salah satu bagian yang menarik dari museum yaitu diorama gua karst yang dilengkapi replika manusia purba.
Manusia purba ini hidup sekitar 5.000-10.000 tahun lalu dan menjadikan gua sebagai rumah.
Umumnya tinggal di Gunung Sewu sebelah barat.
Baca Juga: Mengenal Rangkaian Ibadah Haji: Dari Ihram hingga Tahallul, Ini Tahapan yang Wajib Diketahui Jemaah
Wilayah itu meliputi daerah Munggu, Sokoliman, Gunungbang, Kajar, dan Bleber.
Selain diorama gua, juga ada diorama aneka flora dan fauna yang hidup di pengunungan karst.
Misalnya saja pohon jati, bambu, dan beringin.
Baca Juga: 7 Skill Paling Dibutuhkan di Dunia Kerja Saat Ini
Pemandangan perbukitan
Di lantai dua dan tiga berfungsi sebagai balkon dan ruang auditorium.
Di lantai dua, pengunjung bisa menikmati keindahan pemandangan bukit karst di sekeliling museum.
Di lantai ini terdapat materi alat peraga tentang karst.
Baca Juga: Mengenal Utsunomiya City, Jepang, Kota Unik dengan Julukan Kota Gyoza
Ini jadi satu pengalaman unik karena bisa membandingkan langsung dengan kondisi nyata pegunungan.
Artikel Terkait
Museum Tumurun yang Memikat Hati dengan Koleksi Seni Kontemporernya yang Unik
4 Museum Peranakan Tionghoa di Indonesia, Menyimpan Sejarah Keturunan Tionghoa dari Masa ke Masa
Museum Puri Lukisan di Bali, Memajang Seni Berumur Puluhan Tahun Karya Maestro Pelukis
Museum Pusaka Keraton Kanoman Menyimpan Ribuan Benda Pusaka, Salah Satunya Keris Sakti dari Abad ke 14
Telisik Sejarah Surat-menyurat di Museum Pos Indonesia, Bandung
3 Rumah Pahlawan Wanita Indonesia yang Terus Dipertahankan Sebagai Museum