Ini Jajanan Tradisional Vietnam yang Halal, Banyak Dijual di Kaki Limanya

Photo Author
Lucy SL, Kabar BUMN
- Jumat, 22 Mei 2026 | 18:30 WIB
Che sau rieng, sup buah durian dari Vietnam. (vinwonders.com)
Che sau rieng, sup buah durian dari Vietnam. (vinwonders.com)

Camilan ini hanya bisa ditemukan di Distrik Tay Ho, Hanoi, terutama dekat West Lake dan Danau Truc Bach.

Baca Juga: 8 Tips Mengolah Daging Kambing Kurban agar Tidak Bau Prengus dan Tetap Lezat

Bubur
Bagi orang Vietnam bubur adalah camilan yang bisa dimakan kapan saja.

Beragam jenis bubur tersedia di kaki lima. Mulai dari bubur ayam, bubur ikan, juga bubur kacang hijau.

Banyak penjual hanya menjual satu jenis bubur, tapi ada juga yang menjual beragam jenis.

Aneka bubur ini mudah ditemukan di kaki lima Hanoi seperti di jalan Ta Quang Buu dan Distrik Hai Ba Trung.

Baca Juga: Ragam Rujak Khas Banyuwangi, dari yang Pedas Sampai yang Gurih

Banh xeo dapat pengaruh dari kuliner Prancis. Ini crepes gurih khas Danang. (viettravelmagazine.com)

Banh Xeo
Banh Xeo terbuat dari tepung beras yang dibumbui kunyit diberi santan sehingga adonannya warna kuning terang.

Adonan digoreng setelah matang diberi isi kecambah dan udang. Kadang ditambah bahan lain.

Setiap daerah punya jenis banh xeo sendiri.

Di Vietnam Utara diisi udang, di Vietnam Selatan diisi taro (ubi). Semuanya dimakan dengan soy sauce atau fish sauce.

Baca Juga: Barang Ramah Lingkungan yang Wajib Dimiliki Seorang Pelancong yang Bertanggung Jawab

Banh Can
Jajanan tradisional ini populer di Vietnam Tengah, seperti Nha Trang, Mui Ne, dan Da Lat.

Banh Can mirip serabi dalam ukuran kecil. Terbuat dari tepung beras yang dimasak pada cetakan tanah liat.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Lucy SL

Sumber: yallavietnam.vn

Tags

Artikel Terkait

Terkini