Kabar BUMN - Salah satu kekayaan dan keunikan kuliner di Indonesia adalah keberadaan kerupuk.
Begitu banyak kuliner Indonesia yang harus menambahkan kerupuk atau dengan kerupuk makin lengkap.
Di Indonesia, kerupuk diperkirakan sudah muncul sejak abad ke 10 dengan nama rambak.
Baca Juga: 5 Restoran Indonesia di Luar Negeri, Rasa yang Autentik Kunci Kepopulerannya di Antara Warga Lokal
Namanya tercatat di naskah Jawa kuno.
Pelengkap makanan ini asalnya dari Pulau Jawa, lalu menyebar hingga ke daerah lain di Nusantara.
Kerupuk ini pun jadi berbeda-beda di masing-masing daerah. Ini beberapa jenisnya.
1. Kerupuk bawang
Kerupuk bawang terbuat dari tepung tapioka dan bawang putih. Dicetak dalam ukuran kecil-kecil.
Kebanyakan berwarna putih atau putih dengan pinggiran berwarna-warni.
Kerupuk bawang sering dijadikan pendamping makan gado-gado dan nasi goreng.
Harganya pun terbilang murah. Mentahannya mudah ditemukan di pasar tradisional.
2. Kerupuk kulit
Proses pembuatannya, kerupuk yang terbuat dari kulit ini, baik sapi atau kerbau, dibersihkan dulu.