ragam

Kuliner Jepara Kesukaan RA Kartini, Dulu Hanya untuk Bangsawan, Kini Siapa pun Bisa Menikmatinya

Jumat, 18 April 2025 | 08:30 WIB
Sup pangsit Jepara merupakan kuliner lokal yang dipengaruhi kuliner Tionghoa dan Belanda. (Youtube/Dapur Mbok Piti in Austria)

Sayurannya daun selada, tomat, timun, kentang, telur rebus, dan apel.

Baca Juga: Air Terjun Songgo Langit, Destinasi Wisata Andalan di Jepara yang Airnya Diyakini Bisa Bikin Awet Muda

Sering juga ditambahkan dengan sayur dan buah tropis seperti nanas dan buncis.

Untuk dressing, bumbunya margarin, mayonaise, garam, cuka, pala dan merica bubuk.

Selain jadi favorit Kartini, selad husar juga merupakan menu favorit Sultan Hamengkubuwono VIII.

Baca Juga: Manfaatkan FABA, PLN Berhasil Tuntaskan Pembangunan Masjid di Jepara

Dalam buku yang ditulis cicit keluarga Kartini dijelaskan Kartini suka menikmati nasi liwet bersama suwiran ayam, sayur labu siam, dan opor. (tokopedia.com)

3. Nasi liwet ayam
Nasi liwet dibuat dari nasi yang dimasak dengan beragam bumbu.

Mulai sereh, daun salam, daun jeruk, cabai hijau, cabai rawit, dan bawang merah, ditambah teri dan petai.

Dalam buku disebutkan, Kartini suka menikmati nasi liwet bersama suwiran ayam, sayur labu siam, dan opor.

Nasi liwet dihidangkan dalam pincuk sehingga menghasilkan aroma yang harum.

Baca Juga: 5 Makanan Khas Jepara yang Tak Boleh di Skip, Bisa Untuk Oleh-oleh Juga

4. Sup pangsit Jepara
Sup pangsit Jepara merupakan kuliner lokal yang dipengaruhi kuliner Tionghoa dan Belanda.

Roladenya mendapat inspirasi dari Belanda sementara supnya dari Tionghoa.

Meskipun namanya sup pangsit tapi penampakannya lebih mirip rolade udang yang sudah dipotong-potong.

Halaman:

Tags

Terkini