ragam

Ini Boga Bahari yang Terancam Langka, Bijaklah Mengonsumsinya, Kalau Bisa Jangan Memakannya

Kamis, 5 Juni 2025 | 17:00 WIB
Abalone banyak diolah pada kuliner Tiongkok karena dianggap membawa keberuntungan. (Pexels/Rachel Claire)

Pencegahan konsumsi bluefin tuna sulit dilakukan, terutama di Jepang, karena masih jadi menu favorit.

Nelayan berlomba-lomba menangkap dan menjualnya dengan harga fantastis.

Baca Juga: 5 Jalan Paling Terkenal di Dunia, Orang Tidak Hentinya Melancong dan Berfoto di Jalan Tersebut

Hiu diburu untuk diambil siripnya. Dimasak dengan bahan lain menjadi sup. (Pexels/Los Muertos Crew)

3. Hiu
Hiu merupakan hewan laut yang keberadaannya semakin langka dan memprihatikan.

Populasinya semakin berkurang karena tumbuhnya lambat dan sering tidak sengaja tertangkap jala.

Kuliner Vietnam dan Tiongkok termasuk yang sering menggunakan daging hiu sebagai bahan baku utama.

Saat ini di beberapa negara, termasuk Indonesia, konsumsi sirip hiu sudah dilarang.

Baca Juga: 4 Festival Bunga paling Terkenal di Seluruh Dunia

4. Paus
Setiap tahunnya ada 1000an mamalia paus yang dibunuh, terutama di di Islandia, Norwegia, dan Jepang.

Ini karena masyarakat setempat memiliki tradisi berburu ikan paus.

Selain dagingnya yang dikonsumsi, orang juga menggunakan lapisan lemak paus untuk minyak.

Baca Juga: 6 Kota Kecil Paling Cantik di Dunia, Paling Banyak di Eropa

Di Jepang, daging ekor (onomi) dan daging perut (unesu) paus termasuk menu mahal yang dicari pecinta kuliner.

Meskipun sudah ada larangan berburu ikan paus tapi praktik penangkapannya masih terus berlangsung.

Halaman:

Tags

Terkini