Kabar BUMN - Serabi konon sudah mulai dikenal dan dibuat orang sejak zaman Kerajaan Mataram.
Diperkirakan bahan dan cara membuat serabi mendapat pengaruh kuat dari kuliner India dan Belanda.
Bisa jadi serabi yang paling populer di masyarakat yang berasal dari Solo dan Bandung.
Selain keduanya, sebenarnya masih ada beragam jenis serabi lainnya di Indonesia.
Baca Juga: Bukan Hanya Jepang dan Korea, Indonesia Juga Punya Beragam Menu Ikan Mentah Khas Nusantara
1. Serabi Solo
Serabi ini penyajiannya unik, karena teksturnya lebih tipis dari serabi pada umumnya.
Bagian pinggirnya berwarna kecokelatan dan garing tapi di tengahnya lembut.
Setelah matang digulung dan dibungkus daun pisang.
Serabi bisa dibuat beragam, tidak hanya original tapi juga diberi taburan cokelat, stroberi, dan banyak lagi.
Baca Juga: Asal Usul Kue Serabi Solo, Pancake Jawa yang Sudah Dikenal Sejak Zaman Kerajaan Mataram
2. Serabi Bandung
Dalam bahasa Sunda serabi artinya besar. Ini juga yang membuat serabi Bandung ukurannya besar.
Teksturnya seperti kue apem tapi permukannya sedikit berongga. Warnanya putih dan hijau.
Putih untuk yang rasanya gurih dan hijau untuk yang rasanya manis.
Sering masih ditambahkan dengan cairan gula merah juga atau kinca.
Artikel Terkait
5 Jenis Asinan Khas Indonesia, Berbeda Isi, Rasa Sama Menyegarkan
6 Kuliner Khas Indonesia yang Mudah Ditemukan pada Perayaan 17 Agustus
Ragam Camilan Tradisional Berbahan Baku Pisang Khas Indonesia, Rata-rata Berasa Manis, Dibungkus Daun Pisang
6 Kuliner Indonesia yang Mendunia, Salah Satunya Sampai di Produksi di Luar Negeri
Satu Nama Beragam Rupa, Ini 6 Jenis Bolu Khas Indonesia, Camilan di Segala Suasana
Tidak Kalah dari Prancis, Indonesia Juga Punya Kuliner yang Terbuat dari Siput, Keong dan Bekicot