Pabrik ini pun sudah menjadi salah satu cagar budaya.
Pembeli selain bisa membeli sirup, juga bisa berkunjung ke pabriknya.
Baca Juga: 10 Ide Takjil Lezat untuk Buka Puasa di Ramadan 2025
4. Siropen Leo
Malang juga punya sirup lokal yang legendaris, yaitu sirup Leo.
Sirup ini pertama kali dipasarkan tahun 1948 oleh Tjan Ing Tjhan. Saat ini produksinya dikelola generasi ketiga.
Sampai sekarang Siropen Leo masih mempertahankan racikan asli yang menggunakan gula tebu asli.
Baca Juga: Sucikan Diri Sebelum Puasa Ramadhan, Baca Doa Mandi Sunnah
Sempat berjaya dan punya pabrik besar, karena tergerus waktu, sirup ini sempat tutup.
Bangkit lagi tahun 1995, Siropen Leo awalnya hanya punya dua variasi rasa, rosen dan frambosen.
Sekarang sudah bertambah dengan rasa leci, coco pandan dan mocca.
Siropen Leo mudah ditemukan di semua toko oleh-oleh di Malang.***
Artikel Terkait
Selain Air Putih, Ini Makanan dan Minuman yang Harus Dikonsumsi untuk Menghindari Dehidrasi Selama Berpuasa
Slurrrp, Beragam Minuman Kopi Dingin yang Menyejukkan Tubuh di Tengah Suhu Panas
6 Minuman khas Bali yang Belum Banyak Diketahui Orang, Manis atau Asam Pastinya Menyegarkan, Apalagi Kalau Dingin
Cegah Sakit, Ini Minuman Hangat Tradisional dari Sumatra yang Cocok untuk Dinikmati di Hari Hujan
5 Minuman Non Alkohol Korea Selatan yang Sering Muncul di Drakor
Ragam Minuman Sehat dari Jawa Timur, Memanfaatkan Kekayaan Herba Berkhasiat yang Baik untuk Kesehatan