Makanan-makanan yang Sebaiknya Dihindari karena Bisa Memicu Asam Lambung Naik

Photo Author
Amalia R, Kabar BUMN
- Kamis, 20 Maret 2025 | 13:00 WIB
Ilustrasi - Hindari makanan penyebab asam lambung naik seperti makanan pedas, asam, berlemak, dan berkafein. Simak daftar lengkapnya di sini! (Freepik/lifeforstock)
Ilustrasi - Hindari makanan penyebab asam lambung naik seperti makanan pedas, asam, berlemak, dan berkafein. Simak daftar lengkapnya di sini! (Freepik/lifeforstock)

3. Minuman Berkafein

Baca Juga: Lowongan Magang BUMN PT Pupuk Indonesia (Persero) Wilayah 1 – Kota Bandung

Kopi, teh, dan minuman bersoda mengandung kafein yang bisa melemahkan otot sfingter esofagus bagian bawah.

Ketika otot ini melemah, asam lambung lebih mudah naik ke kerongkongan, menyebabkan sensasi terbakar dan ketidaknyamanan.

Selain itu, kafein juga bisa merangsang produksi asam lambung lebih banyak dari biasanya.

Baca Juga: 5 Restoran Indonesia di Luar Negeri, Rasa yang Autentik Kunci Kepopulerannya di Antara Warga Lokal

4. Makanan Berlemak dan Digoreng

Makanan tinggi lemak, seperti gorengan, makanan cepat saji, dan produk susu tinggi lemak, bisa memperlambat proses pencernaan.

Akibatnya, tekanan dalam lambung meningkat dan meningkatkan kemungkinan asam lambung naik. Lemak juga dapat merangsang pelepasan hormon yang melemaskan sfingter esofagus, sehingga memperparah gejala GERD.

Baca Juga: Pertamina Pastikan Stok BBM dan LPG Aman untuk Idulfitri 2025 di Banjarmasin

5. Cokelat

Cokelat mengandung theobromine, senyawa yang bisa menyebabkan otot sfingter esofagus bagian bawah menjadi lebih rileks. Hal ini meningkatkan kemungkinan asam lambung naik ke kerongkongan.

Selain itu, cokelat juga mengandung kafein dan lemak, dua faktor lain yang bisa memperparah gejala asam lambung.

Baca Juga: Lawatan ke Banjarmasin, Menteri Bahlil Pastikan Listrik PLN Aman Layani Idulfitri

6. Alkohol

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Amalia R

Tags

Artikel Terkait

Terkini