Minuman beralkohol seperti bir, anggur, dan minuman keras dapat mengiritasi lapisan lambung serta meningkatkan produksi asam.
Alkohol juga dapat melemahkan otot sfingter esofagus, sehingga asam lambung lebih mudah naik ke kerongkongan.
Mengonsumsi alkohol dalam jumlah berlebihan dapat memperburuk kondisi GERD dan menyebabkan peradangan di lambung.
Baca Juga: Tips Membawa Makanan dalam Pesawat Agar Tidak Ditolak Masuk Atau Mengganggu Penumpang Lain
7. Bawang Putih dan Bawang Bombay
Bawang putih dan bawang bombay mengandung senyawa yang bisa menyebabkan gas dalam perut meningkat.
Selain itu, keduanya juga bisa membuat otot sfingter esofagus lebih lemah, sehingga meningkatkan risiko asam lambung naik.
Baca Juga: ITDC Tingkatkan Fasilitas Masjid Nurul Bilad untuk Kenyamanan Ibadah Ramadan
Jika kamu sering mengalami masalah lambung, sebaiknya batasi konsumsi bawang mentah.
8. Minuman Bersoda
Minuman bersoda tidak hanya mengandung kafein, tetapi juga gas karbonasi yang bisa meningkatkan tekanan dalam lambung.
Baca Juga: NeutraDC Dukung Pendidikan Anak Suku Tengger dengan Fasilitas Digital
Gas ini dapat menyebabkan perut kembung dan mendorong asam lambung naik ke kerongkongan.
9. Susu Tinggi Lemak
Meskipun susu bisa membantu menetralkan asam lambung sementara, produk susu tinggi lemak justru dapat memperburuk gejala GERD dalam jangka panjang.
Artikel Terkait
6 Kuliner Dubai, Mudah Sekali Menemukan Makanan Timur Tengah dengan Kemewahan Sultan
Hati-Hati! Ini 5 Makanan yang Wajib Dihindari Saat Puasa Agar Kolesterol Tidak Naik
Mengenal Makna Sebenarnya dari Istilah Takjil, Benarkah Makanan Berbuka?
Banyak Makan Makanan Manis di Bulan Ramadan? Jangan Lupa Cek Gula Darah!
Tips Membawa Makanan dalam Pesawat Agar Tidak Ditolak Masuk Atau Mengganggu Penumpang Lain