5 Kuliner Rembang yang Belum Banyak Diketahui Orang di Luar Kota Garam Tersebut

Photo Author
Lucy SL, Kabar BUMN
- Jumat, 4 April 2025 | 11:30 WIB
Urap latoh, sebutan warga setempat untuk rumput laut jenis anggur laut. (Instagram/@Bekhi Art via Kompasiana.com)
Urap latoh, sebutan warga setempat untuk rumput laut jenis anggur laut. (Instagram/@Bekhi Art via Kompasiana.com)

Ikan nilai dimasak dengan potongan timun, cabai merah, dan tomat, sehingga kuahnya pedas berwarna merah.

Baca Juga: Dash Cam, Keamanan Perjalanan, dan Keindahan Pemandangan

3. Sate Srepeh
Sate khas Rembang ini terbuat dari daging dan jeroan ayam.

Bumbunya cabai merah, rawit, bawang merah, bawang putih, kemiri, gula merah, jahe dan santan.

Perpaduan bumbu itu yang dinamakan srepeh. Teksturnya encer, warnanya kuning kecokelatan.

Sate srepeh biasa dimakan dengan nasi yang dibungkus dengan daun jat sehingga aromanya harum.

Baca Juga: Puncaknya 6 April, Festival Balon Udara Wonosobo 2025 Jangan Sampai Dilewatkan!

Sebelum dipotong-potong, lontong di menu lontong tuyuhan khas Rembang ini berbentuk segitiga. (Instagram/@misshotrodqueen)

4. Lontong Tuyuhan
Alih-alih lonjong, lontong dari desa Tuyuhan ini berbentuk segitiga.

Untuk menu pelengkapnya, sepintas tampilannya mirip opor ayam.

Tetapi kuahnya lebih pedas. Bahannya, santan, cabai merah, rawit, kemiri, jinten, dan bawang.

Isi opornya ayam kampung lengkap jeroannya, tempe, dan taburan bawang merah.

Baca Juga: Pantai Ngeden, Pantai Kecil di Gunungkidul Ini Tersembunyi dan Masih Jarang Orang

5. Dumbeg
Camilan khas Rembang ini terbuat dari tepung beras beras, santan, dan gula merah.

Adonan dibungkus daun lontar. Tampilannya mirip clorot dari Yogyakarta.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Lucy SL

Tags

Artikel Terkait

Terkini