Ikan nilai dimasak dengan potongan timun, cabai merah, dan tomat, sehingga kuahnya pedas berwarna merah.
Baca Juga: Dash Cam, Keamanan Perjalanan, dan Keindahan Pemandangan
3. Sate Srepeh
Sate khas Rembang ini terbuat dari daging dan jeroan ayam.
Bumbunya cabai merah, rawit, bawang merah, bawang putih, kemiri, gula merah, jahe dan santan.
Perpaduan bumbu itu yang dinamakan srepeh. Teksturnya encer, warnanya kuning kecokelatan.
Sate srepeh biasa dimakan dengan nasi yang dibungkus dengan daun jat sehingga aromanya harum.
Baca Juga: Puncaknya 6 April, Festival Balon Udara Wonosobo 2025 Jangan Sampai Dilewatkan!
4. Lontong Tuyuhan
Alih-alih lonjong, lontong dari desa Tuyuhan ini berbentuk segitiga.
Untuk menu pelengkapnya, sepintas tampilannya mirip opor ayam.
Tetapi kuahnya lebih pedas. Bahannya, santan, cabai merah, rawit, kemiri, jinten, dan bawang.
Isi opornya ayam kampung lengkap jeroannya, tempe, dan taburan bawang merah.
Baca Juga: Pantai Ngeden, Pantai Kecil di Gunungkidul Ini Tersembunyi dan Masih Jarang Orang
5. Dumbeg
Camilan khas Rembang ini terbuat dari tepung beras beras, santan, dan gula merah.
Adonan dibungkus daun lontar. Tampilannya mirip clorot dari Yogyakarta.
Artikel Terkait
5 Jajanan Khas Purworejo, Didominasi Jajanan dengan Rasa Manis
Bukan Hanya Sate Padang, Ini Sate Asal Sumatra yang Khas dengan Rempahnya
Keragaman Sambal Khas Belitung, dari Sambal Rusip Sampai Sambal Serai
5 Kuliner Khas Depok, Nomor Terakhir Sepertinya Sulit Didapati di Kota Lain
Beragam Kerupuk Khas Indonesia, Pelengkap Makanan yang Menambah Kekayaan dan Keunikan Kuliner Nusantara
5 Kuliner Khas Cilacap, Rasanya Berbeda dengan Daerah Lain