Upacara Adat Reba
Ini merupakan upacara adat terbesar masyarakat Ngada di Bajawa, Kabupaten Nagada, NTT.
Tujuan upacara merayakan tahun baru adat dan mengucap syukur atas hasil bumi.
Serta penghormatan pada leluhur dan Dewa Zeta Nitu Zale, dewa kepercayaan masyarat Ngada.
Upacara dilangsungkan setahun sekali, antara Januari dan Februari.
Baca Juga: Ide Destinasi Weekend! Tiket Masuk Ancol Rp35.000 Bonus Voucher Makan Rp20.000
Penghitungan tanggalnya berdasarkan kalender adat, paki sobhi oleh Mori Kepo Vesu atau pemegang adat istiadat.
Pada upacara adat ini seluruh warga berkumpul di halaman kampung adat.
Mereka memainkan gong dan tambur sambil melantunkan syair adat.
Upacara adat ini sudah disahkan sebagai Warisan Budaya Tak Benda pada tahun 2017.
Baca Juga: Rekomendasi Gerai Cheesecake Terbaik di Jepang, Kuliner Paling Diburu Warga Lokal dan Turis
Upacara Bijalungu Hiu Paana
Upacara dilakukan masyarakat Wanokaka di Sumba Barat.
Upacara Bijalungu Hiu Paana berlangsung setahun sekali, sekitar akhir Februari.
Tujuannya untuk menyambut musim baru sekaligus memohon hasil panen yang berlimpah.
Baca Juga: Situ Sidomukti Depok, Spot Mancing Tenang dengan Lele Jumbo yang Datang Alami
Artikel Terkait
Perpaduan Unik di Kampung Adat Todo, Flores, Nenek Moyangnya Berasal dari Minangkabau
Upacara Adat Beberapa Suku Bangsa di Indonesia yang Menjadi Atraksi Wisata Karena Keunikannya
Dalami Keindahan Panorama Desa Senaru, Desa di Kaki Gunung Rinjani dengan Rumah Adat Tertua di Lombok
4 Upacara Adat Masyarakat Jawa yang Masih Dijalankan Secara Turun-menurun Karena Faktor Budaya dan Tradisi
4 Desa Adat di Bali dengan Cerita dan Keunikannya Masing-masing
Lebih Dekat dengan Penduduk Asli Banyuwangi, Tradisi, dan Budayanya, di Desa Wisata Adat Osing Kemiren