Kabar BUMN - Setelah masuk ke Sunda Kelapa, banyak pedagang Tiongkok yang menetap, salah satunya di Tangerang Lama.
Di wilayah Tangerang Lama ini keturunan Tionghoa dijuluki dengan istilah Cina Benteng.
Perjalanan warga Cina Benteng di Tangerang Lama sangat panjang sejak abad ke 14.
Kisah perjalanan ini bisa dicari tahu di Museum Benteng Heritage.
Baca Juga: 4 Trik yang Bisa Dilakukan untuk Menambah Jaringan atau Networking di Dunia Kerja
Rumah lama
Museum Benteng Heritage menempati bekas rumah tua yang dibeli dan direnovasi Udaya Halim tahun 2009.
Proses perbaikannya masih tetap menjaga bentuk semula.
Beberapa element arsitek khas Tiongkok ikut ditambahkan sesuai hasil riset sejarah.
Saat ini bangunannya masuk dalam daftar cagar budaya yang dilindungi.
Baca Juga: Selain Pisang, Ini 5 Jenis Kolak Nusantara yang Sering Ada Saat Ramadan
Museum Benteng Heritage diresmikan 11 November 2011. Dibangun atas inisiatif Yayasan Benteng Heritage.
Bangunan museum berada di titik nol kota Tangerang, yang menjadi cikal bakal berkembangnya kota ini.
Di dekat museum, berdiri Klenteng Boen Tek Bio yang merupakan klenteng tertua di Tangerang.
Baca Juga: Jumlah Kalori dalam Segelas Kopi yang Berbeda-beda Varian
Artikel Terkait
Kesakralan Perayaan Cap Go Meh di Singkawang, Alkuturasi Budaya Tionghoa, Melayu, dan Dayak
10 Klenteng Terindah di Indonesia, Punya Arsitektur Menarik Khas Tionghoa
Telusur Sejarah Ratusan Tahun Perkembangan Masyarakat Tionghoa di Museum Tionghoa Soekaboemi
Liem Heritage, Rembang, Jejak Perjalanan Masyarakat Tionghoa Setelah Geger Pecinan Batavia
4 Museum Peranakan Tionghoa di Indonesia, Menyimpan Sejarah Keturunan Tionghoa dari Masa ke Masa