Wisata ke Museum Benteng Heritage, Belajar Sejarah Keturunan Tionghoa di Tangerang

Photo Author
Lucy SL, Kabar BUMN
- Selasa, 17 Februari 2026 | 07:00 WIB
Museum Benteng Heritage menempati bekas rumah tua yang dibeli dan direnovasi Udaya Halim tahun 2009. (abouttng.com)
Museum Benteng Heritage menempati bekas rumah tua yang dibeli dan direnovasi Udaya Halim tahun 2009. (abouttng.com)

Sebagian besar koleksi Museum Benteng Heritage sumbangan dari warga keturunan Tionghoa yang pernah tinggal di kawasan tersebut. (travelspromo.com)

Sejarah peranakan
Di museum ini orang bisa belajar sejarah keturunan Tionghoa di Tangerang, yang diperkirakan masuk tahun 1407.

Pedagang dan warga Tiongkok ini dipimpin Chen Cie Lung dan mendarat di Teluk Naga.

Jumlahnya mencapai 300 kapal jung dan membawa 30.000 pengikut.

Baca Juga: Sambut Tahun Baru Imlek, Ini 20 Ucapan Pendek yang Bisa Kamu Kirim Sekarang

Mereka inilah yang kemudian menjadi penduduk pertama di kawasan tersebut.

Keturunannya dikenal dengan sebutan Cina Benteng.

Nama yang muncul karena di dekat pemukiman terdapat benteng Belanda.

Baca Juga: Tenggelam dalam Sebuah Buku di Toko Buku Akik, Yogyakarta, yang Sepi dan Tenang

Nama 81 orang dan marga yang ikut membangun kawasan ini dicatatkan di Prasasti Tangga Jamban.

Nama prasasti yang dipamerkan di museum itu diambil dari tempat ditemukannya, yaitu di pinggir kali.

Tepatnya di tangga jamban.

Baca Juga: 5 Menu yang Sebaiknya Dihindari Saat Sahur dan Berbuka Puasa

Koleksi Sumbangan
Museum Benteng Heritage menyimpan beragam koleksi lama.

Sebagian besar sumbangan dari warga keturunan Tionghoa yang pernah tinggal di kawasan tersebut.

Ada koleksi kamera tua, fonograf Edison tahun 1890, koleksi timbangan opium dari Tiongkok, Jepang, Korea, Indonesia, dan Birma.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Lucy SL

Tags

Artikel Terkait

Terkini