Gerookte adalah belut asap yang proses pembuatannya masih dengan cara tradisional.
Pertama, belut direndam di air garam selama tiga jam.
Baca Juga: Liburan Hemat ke Semarang Zoo April 2026, Cek Promo Tiket dan Aktivitas Serunya!
Setelah dikeringkan baru diasapi dengan kayu beech sehingga menghasilkan aroma asap tajam dan harum.
Gerookte paling bisa disajikan utuh atau pun dipotong-potong.
Belut disajikan untuk isian roti, dicampur dengan salad, atau sebagai lauk begitu saja.
Baca Juga: Bukit Sapu Angin, Padang Rumput Hijau di Tanah Laut yang Suasananya Mirip di Luar Negeri
Hitsumabushi
Olahan belut ini merupakan makanan tradisional Prefektur Nagoya, Jepang.
Konsep hitsumabushi mirip unadon tapi dihidangkan dalam wadah kayu yang besar.
Cara membuatnya pun mirip unadon, yakni belut dimarinasi dan dipanggang sampai kecokelatan.
Baca Juga: Air Terjun Cidadap Semaya, Surga Tersembunyi di Banyumas yang Masih Alami
Bedanya pada cara penyajiannya.
Belut yang sudah matang diletakkan pada wadah kayu besar berisi nasi yang diberi sedikit bumbu.
Dalam satu wadah terdiri lebih dari satu belut.
Zaman dulu hitsumabushi menjadi makanan yang dihidangkan bagi orang yang selesai perang.
Baca Juga: Alpukat, Si Superfood Lezat dengan Segudang Manfaat untuk Tubuh
Artikel Terkait
Ragam Variasi Donat yang Paling Umum dan Populer di Dunia
Beragam Burger Unik di Seluruh Dunia, Kuliner Internasional yang Mudah Diadaptasi dengan Selera Lokal
Varian Seduhan Kopi Terunik di Dunia, Menambah Pengalaman Minum Kopi dengan Berbeda
4 Teh Beraroma Terpopuler di Dunia, Diseduh di Setiap Kesempatan
5 Minuman dari Susu Terpopuler di Dunia, Banyak Diminum untuk Menghilangkan Rasa Pedas
Ragam Makanan yang Digoreng Terbaik dari Seluruh Dunia Versi Taste Atlas, Batagor Salah Satunya