Ragam Olahan Belut Favorit di Dunia Versi Taste Atlas, Salah Satunya Populer di Indonesia

Photo Author
Lucy SL, Kabar BUMN
- Minggu, 12 April 2026 | 08:30 WIB
Unadon adalah unagi donburi. Unagi yang sudah matang diletakkan di atas mangkuk yang berisi nasi panas.  (Pexels/Cheng)
Unadon adalah unagi donburi. Unagi yang sudah matang diletakkan di atas mangkuk yang berisi nasi panas. (Pexels/Cheng)

Gerookte adalah belut asap yang proses pembuatannya masih dengan cara tradisional.

Pertama, belut direndam di air garam selama tiga jam.

Baca Juga: Liburan Hemat ke Semarang Zoo April 2026, Cek Promo Tiket dan Aktivitas Serunya!

Setelah dikeringkan baru diasapi dengan kayu beech sehingga menghasilkan aroma asap tajam dan harum.

Gerookte paling bisa disajikan utuh atau pun dipotong-potong.

Belut disajikan untuk isian roti, dicampur dengan salad, atau sebagai lauk begitu saja.

Baca Juga: Bukit Sapu Angin, Padang Rumput Hijau di Tanah Laut yang Suasananya Mirip di Luar Negeri

Hitsumabushi
Olahan belut ini merupakan makanan tradisional Prefektur Nagoya, Jepang.

Konsep hitsumabushi mirip unadon tapi dihidangkan dalam wadah kayu yang besar.

Cara membuatnya pun mirip unadon, yakni belut dimarinasi dan dipanggang sampai kecokelatan.

Baca Juga: Air Terjun Cidadap Semaya, Surga Tersembunyi di Banyumas yang Masih Alami

Bedanya pada cara penyajiannya.

Belut yang sudah matang diletakkan pada wadah kayu besar berisi nasi yang diberi sedikit bumbu.

Dalam satu wadah terdiri lebih dari satu belut.

Zaman dulu hitsumabushi menjadi makanan yang dihidangkan bagi orang yang selesai perang.

Baca Juga: Alpukat, Si Superfood Lezat dengan Segudang Manfaat untuk Tubuh

Caldillo de congrio merupakan menu sup belut laut yang berasal Chile, Amerika Selatan. (Pexels/Dave Garcia)

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Lucy SL

Sumber: tasteatlas.com

Tags

Artikel Terkait

Terkini