Kabar BUMN - Setelah Dubai chocolate sempat menggemparkan dunia kuliner, sekarang sedang ramai butter tteok.
Butter tteok perpaduan antara resep tradisional rice cake dengan bahan modern.
Teksturnya tetap kenyal, rasanya manis.
Baca Juga: Manjakan Diri di Tengah Kepenatan, Ini Rekomendasi Toko Cokelat di Jakarta dengan Produk Terbaik
Dessert dari Shanghai
Meskipun namanya seperti istilah Korea Selatan, tetapi dessert ini pertama kali muncul di Shanghai, Tiongkok.
Aslinya dessert ini dinamai huangyou niangao (butter rice cake).
Pertama kali diperkenalkan Luxiher, sebuah bakeri terkemuka di Sanghai.
Baca Juga: Nikmati Panorama Laut dari Atas Tebing di Pantai Sodong Lalay, Garut
Bakeri ini menjualnya untuk merayakan tahun baru China di mana menu kue beras selalu terhidang.
Butter rice cake ini kemudian viral di media sosial Korea Selatan dan diadopsi sejumlah coffee shop di Seoul.
Salah satunya gerai Ediya Coffee, yang membuat butter tteok semakin populer di Asia, termasuk Indonesia.
Baca Juga: Daftar Kuliner Menarik Saat Festival Songkran, Menu Tahun Baru dan Bulan April yang Lezat
Inovasi kue beras
Meskipun namanya butter tteok tapi dessert ini teksturnya tidak seperti kue beras atau tteok.
Orang banyak menganggapnya kombinasi antara butter cake dan mochi.
Artikel Terkait
Ragam Kuliner Mesir, Cita Rasa Timur Tengah yang Unik, Kaya Rempah Namun Sederhana
Rekomendasi Kuliner Korea Selatan yang Paling Pedas, Ada Kemungkinan Lidah Rasa Terbakar
Ini Kuliner dari Berbagai Negara yang Masuk Dalam Warisan Budaya Tak Benda UNESCO
Kuliner Malaysia yang Dipengaruhi Kuliner Inggris, Sudah Populer Juga di Dunia
Kuliner Indonesia yang Berbahan Baku Daging Bebek, Daging yang Gurih Dipadu Bumbu Terlezat
Daftar Kuliner Menarik Saat Festival Songkran, Menu Tahun Baru dan Bulan April yang Lezat